MULAWARMAN NEWS

21 Inovator Unjuk Kreatifitas, Katsul : Pengembangan TTG Perlu Campur Tangan Pemerintah

Subantu salah satu inovator asal Long Kali sedang memperagakan alat inovasinya, Rabu (28/2/2018).

M-News.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Paser kembali menggelar agenda tahunan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2018 dengan tema “Dengan TTG Berbasis Kearifan Lokal, Kita Tingkatkan Produk Unggulan Desa” bertempat di Aula SMKN 1 Tanah Grogot, Rabu (28/2/2018) pagi.

Hadir dalam pembukaan lomba TTG Ketua PKK Paser, Camat se-Kabupaten Paser, Ketua Posyantek Kecamatan serta Ketua Posyantekdes se-Kabupaten Paser.

Kepala DPMD Katsul Wijaya mengatakan lomba ini merupakan ajang pencarian inovator-inovator yang berasal dari masyarakat Paser yang telah berinovasi di berbagai bidang antara lain, pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, pangan dan non pangan, energi.

“Tumbuhnya inovator-inovator ini membawa dampak positif bagi Kabupaten Paser, dan untuk membantu segala kendala yang ada, maka perlu campur tangan pemerintah, salah satunya dengan mengadakan lomba TTG ini,” kata Kepala DPMD Katsul Wijaya saat membuka kegiatan Lomba TTG, Rabu (28/2/2018).

Pengembangan TTG dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) di Paser, menurut Dia harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dan dapat dipelihara dan kembangkan oleh masyarakat.

“Paser punya potensi besar karena SDM dan SDAnya, tapi harus ada upaya merangsang agar pemberdayaan masyarakat bisa mengarah ke kemandirian,” ujar Katsul.

Sementara itu, Kasi TTG DPMD Arief Budiman mengungkapkan lomba TTG ini dimajukan, krn menyesuaikan dengan kegiatan TTG tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, hari ini ada sekitar 21 peserta yang berasal dari kecamatan se-Kabupaten Paser, antara lain Kecamatan Tanah Grogot, Long Ikis, Long Kali, Paser Belengkong dan Batu Engau,” kata Arief.

Lebih lanjut Dia menyebut untuk pelaksanaan lomba dilaksanakan selama dua hari mengingat banyaknya jumlah peserta.

“Kegiatan akan berlangsung dua hari mulai tanggal 28 Februari sampai 1 Maret 2018 dan semoga akan menghasilkan inovasi sederhana yg inovatif dan berdaya saing,” ungkapnya.(rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *