MULAWARMAN NEWS

300 Personel Amankan Pelantikan Virtual Bupati dan Wakil Bupati Paser Terpilih

Kabag Ops Polres Paser, Kompol Sarman (kiri) dan Pasi Ops Kodim 0904/Tng Letda Inf Qomarul Huda (Kanan) saat di wawancarai usai Operasi Yustisi, Kamis (25/2/2021)

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak 300 personel dikerahkan mengamankan pelantikan virtual Bupati dan Wakil Bupati Paser terpilih dr. Fahmi Fadli dan Hj Masitah Assegaf oleh Gubernur Kaltim Isran Noor di Pendopo, Jum’at (26/02/2021) besok.

Kapolres Paser AKBP Eko Susanto melalui Kabag Ops Kompol Sarman mengatakan ratusan personel akan disiagakan yang terdiri dari personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP,  BPBD, Dinas Perhubungan serta Dinas Kesehatan.

“Sesuai prosedur, ada 300 personel gabungan yang akan melakukan pengamanan, termasuk personel dari instansi yang berhubungan dengan prokes saat kegiatan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati,”

Kompol Sarman, Kamis (25/2/2021)

Selain itu, pihaknya akan melakukan penutupan akses jalan dan pengalihan arus di jalur utama menuju tempat pelantikan di Pendopo Bupati Paser.

Pengalihan arus dari arah kota akan mulai dialihkan dari pertigaan Hotel Bumi Paser Jalan Jenderal Sudirman dan dari arah luar kota akan dialihkan dari simpang tiga Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Kusuma Bangsa.

“Dari Satlantas dan Dishub nantinya akan melakukan penyekatan arus lalu lintas yang diberlakukan mulai pukul 07.00 Wita,” ucapnya.

Baca Juga :

Pasi Ops Kodim 0904/Tng, Letda Inf Qomarul Huda mengatakan pengamanan juga difokuskan pada penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada tamu undangan yang hadir.

“Orang-orang yang masuk dalam wilayah pelantikan harus mematuhi persyaratan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” kata Letda Inf Qomarul Huda

Dia juga mengaku, sesuai aturan, hanya 25 orang terdiri dari Forkopimda, keluarga inti Bupati dan Wakil Bupati yang diperkenankan mengikuti agenda itu.

“Menghindari kerumunan massa, kami memastikan hanya 25 orang yang memiliki tanda khusus yang dapat hadir saat pelantikan,” ucapnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak berbondong-bondong hadir ke agenda prosesi pelantikan tersebut, pasalnya pelantikan kali ini berbeda dari pelantikan sebelum-sebelumnya, karena dilakukan ditengah pandemi Covid-19.

“Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, mari kita sama sama jaga situasi kondusif dengan tidak menimbulkan kerumunan massa,” pungkasnya. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *