MULAWARMAN NEWS

Anggota DPRD Telat Hadir, Rapat Pengesahan APBD-P Paser Molor 4 Jam

Kaharudin saat memimpin Rapat Paripurna Pengesahan APBD-P Paser 2017, Rabu (4/10/2017)

M-News.id – Setelah tertunda selama 4 jam, akhirnya Rapat Paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Paser tahun 2017 akhirnya disahkan, Rabu (4/10/2017).

Rapat paripurna yang sedianya dimulai pukul 11.00 Wita, harus tertunda dikarenakan banyaknya anggota DPRD yang belum hadir sehingga tidak quorum untuk memulai rapat.

Anggota DPRD Paser yang hadir pada rapat tersebut hanya berjumlah 14 orang, dari 30 total seluruh anggota. Agar rapat paripurna tersebut bisa dimulai, setidaknya dibutuhkan 20 anggota yang hadir.

“Karena tidak memenuhi persyaratan, yakni minimal 2/3 dari total jumlah anggota keseluruhan, maka rapat ini ditunda terlebih dahulu,” kata Ketua DPRD Paser Kaharudin saat memimpin rapat.

Akhirnya, setelah meminta persetujuan anggota DPRD yang hadir untuk menunda berjalannya rapat.

Sekitar pada pukul 15.00 Wita, dan jumlah anggota rapat terpenuhi, maka rapat itu pun dilanjutkan. DPRD akhirnya menyetujui APBD-P Kabupaten Paser tahun 2017 sebesar Rp.1,9 Triliun lebih.

“APBD-P Paser tahun 2017 sebesar Rp.1,9 Triliun lebih dengan pendapatan setelah perubahan sebesar Rp.1,6 Triliun lebih. Sehingga ada neto sebesar Rp.335 Milyar lebih,” kata Wakil Bupati Paser Mardikansyah.

Mardikansyah pun mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD dan semua pihak yang terlibat hingga APBD-P daerah setempat tahun 2017 itu bisa disetujui.

“Kami mengapresiasi kerja semua pihak sehingga proses pembahasan yang panjang dan sedikit ada perdebatan-perdebatan kecil terkait persetujuan itu akhirnya dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara, anggota Badan Anggaran DPRD Paser Hendrawan Putra berharap kepada Organisasi Perangkat Daerah setempat untuk dapat menyerap anggaran yang tersisa atau neto sebesar Rp.335 Milyar di sisa tahun anggaran 2017 yang cukup sempit.

“Semoga organisasi perangkat daerah dapat menyerap anggaran yang ada untuk dapat digunakan sebaik mungkin di sisa anggaran,” kata Hendrawan.

Terkait alotnya persetujuan yang sempat tertunda hampir 4 jam itu kata Hendra dikarenakan adanya perbedaan persepsi, meski sebelumnya pada rapat badan anggaran setiap perwakilan komisi telah menyetujui APBD-P itu.

“Mungkin karena ada perbedaan persepsi, meski sebelumnya pada rapat badan anggaran perwakilan setiap komisi sudah setujui. Tapi Alhamdulilah yang penting sudah disetujui,” ujar Hendrawan.

Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Bupati Paser Mardikansyah, Wakil Ketua I DPRD Paser Lathief Thaha, Wakil Ketua II Ridhawati, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan para anggota DPRD Paser. (sas/rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *