MULAWARMAN NEWS

Awas…Lurus Tak Boleh Langsung, Kasatlantas Ajak Pengendara Taati Traffic Light

Pengendara yang biasa langsung lurus saat lampu merah menyala di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman – Noto Sunardi, mulai kemarin di himbau untuk berhenti mengikuti lampu isyarat lalu lintas, Kamis (6/7/2017)

M-News.id – Semenjak berfungsinya kembali traffic light atau Alat Pengatur Isyarat Lalu Lintas (APILL) di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman – Noto Sunardi, dan guna mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Paser, Satlantas Polres Paser dibantu personel Dinas Perhubungan Paser melaksanakan sosialisasi kepatuhan terhadap rambu lalu lintas seperti traffic light.

Terlihat, ketika lampu merah menyala, petugas dengan cekatan memberhentikan dan mengimbau pengendara yang biasa melintas lurus dari arah depan Perusda menuju Hutan Kota agar setiap lampu merah menyala, baik pengendara yang ingin belok kanan atau lurus agar berhenti di zebra cross.

Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar melalui Kasatlantas Polres Paser AKP Hendro Wibowo, SH mengatakan, banyak hal yang sudah menjadi budaya pengendara yang harus diluruskan sehingga semua menjadi jelas.

“Pada umumnya masyarakat masih menganggap kalau berkendara dari arah Perusda menuju Hutan Kota itu tidak berhenti bila lampu merah menyala, untuk itu pengendara yang melintas kami coba himbau dan ingatkan,” kata Kasatlantas.

Menurutnya, banyak pengendara yang masih kurang memahami aturan berlalu lintas, sehingga sering kali kita menemui pengendara yang melanggar rambu lalu lintas termasuk melanggar traffic light.

“Sering kita temukan pengendara yang belok kekiri ketika lampu merah menyala, padahal dirambunya sudah tertera jelas tulisan bahwa belok kiri harus mengikuti isyarat lampu lalu lintas,” ujar Hendro.

Saat ditanya terkait penindakan, Ia menjelaskan kalau saat ini sudah menempatkan petugas untuk memantau dan menindak para pelanggar, baik berupa teguran lisan atau tulisan.

“Selama beberapa hari ini kami mengintesifkan pemantauan di beberapa titik dan melakukan penindakan, dalam 3 hari ada sekitar 100an surat teguran yang dikeluarkan, baik yang melanggar traffic light atau tidak memakai safety belt,” jelasnya.

Kepada masyarakat Kabupaten Paser, Hendro menghimbau kepada pengguna jalan, agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan taati rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Sebelum berkendara selalu pastikan mengecek kondisi kendaraan, termasuk kondisi pengemudinya. Selalu patuhi peraturan lalu lintas serta jaga kesopanan di jalan agar terhindar dari bahaya kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *