MULAWARMAN NEWS

Begal Asal Tanah Grogot Diringkus Jajaran Polres Lombok Timur

MNEWSKALTIM.COM, LOMBOK TIMUR – Tim gabungan Polsek Keruak, Polsek Jerowaru dan sat Reskrim Polres Lombok Timur berhasil menangkap pria berinisial J (18 Th) pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang terjadi di Dusun Penendem, Desa Senyiur, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (26/11/2019) sekitar pukul 10.00 Wita.

Diketahui, pelaku J merupakan warga Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Sementara korban adalah seorang perempuan bernama Erni Sari (29 Th) warga Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Penangkapan pelaku tersebut dilakukan berdasarkan keterangan rekan pelaku berinisial H (13 Th) warga Dusun Keranji, Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur yang ditangkap terlebuh dahulu. H mengatakan bahwa saat ini pelaku J sedang bersembunyi di Dusun Keranji, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku mengetahui kedatangan petugas sehingga terjadi kejar-kejaran antara petugas dan pelaku, namun karena kesigapan tim, pelaku menyerah dan berhasil diamankan,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, S.I.K di Mataram, Selasa (26/11/2019).

Diterangkan, modus dan kronologis kejadian ketika pada hari Sabtu (23/11) korban bersama suaminya hendak pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor, setibanya di jalan raya Penendem korban dipepet oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor dan memberhentikan korban.

“Selanjutnya pelaku yang berjumlah dua orang langsung memukul korban dan suami korban hingga terjatuh, setelah korban terjatuh pelaku mengambil tas milik korban,” jelas Kombes Pol Purnama.

Namun, saat pelaku hendak kabur, suami korban menarik tas milik istrinya dan berteriak meminta bantuan sehingga tas tersebut berhasil diambil kembali oleh korban.

“Selesai melakukan aksinya pelaku kabur ke arah Jerowaru menggunakan sepeda motor,” sambung Purnama.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti satu buah sarung pelaku yang tertinggal di TKP, satu unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi, satu buah tas berisi uang tunai milik korban. (TNTB)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *