MULAWARMAN NEWS

Bupati Paser Hadiri Rakernas Percepatan Usaha. Yusriansyah: Perijinan Usaha Mudah, Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

M-NEWS.ID, JAKARTA – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi menghadiri rapat kerja percepatan pelaksanaan berusaha di daerah, yang diikuti Bupati/Wali Kota dan Ketua DPRD se-Indonesia di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Rabu (28/03/2018).

Rapat ini dipimpin Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla serta sejumlah menteri seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo.

“Rapat yang digelar hari ini dalam rangka meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah,” kata Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi usai rapat tersebut.


Untuk meningkatkan pertumbuhan perkonomian daerah kata Yusriansyah, Pemerintah Daerah harus memberikan kemudahaan bagi investor dan perusahaan dalam menanamkan modalnya.

“Untuk meningkatkan perekonomian daerah ada dua yaitu melalui eskpor dan adanya investor di daerah. Kedepan tinggal bagaimana bisa menarik minat investor menanamkan modalnya di Paser,” ucap Yusriansyah.
Yusriansyah mengatakan, untuk menarik minat investor ke daerah, perlu ada upaya-upaya aktif dan regulasi yang memudahkan investor. Regulasi dimaksud yaitu proses perijinan yang mudah, singkat dan cepat.

“Selanjutnya adalah bagaimana proses perijinan di Paser dapat dilakukan dengan mudah dan cepat sehingga investor berminat berinvestasi,” kata Yusriansyah.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak tahun 2016 hingga saat ini mengalami kenaikan. Tercatat pada tahun 2016 perekonomian Indonesia mencapai 5,03 persen. Kemudian beranjak naik di tahun 2017 di angka 5,07 persen. Sementara pada tahun ini, Pemerintah menargetkan perekonomian Indonesia naik hingga 5,4 persen.
Presiden Joko Widodo mengatakan, perekonomian nasioanal merupakan perokonomian yang terhimpun dari tingkat pertumbuhan perkonomian di daerah. Oleh karena itu perlu keseragaman dan integrasi dalam menumbuhkan perekonomian di daerah.
Salah satu pesan Presiden kepada Bupati/Wali Kota dan Ketua DPRD se-Indonesia yang hadir dalam rapat kerja tersebut yakni agar Pemda tidak menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang justru menghambat investasi.

“Perekonomian nasioanal merupakan himpunan pertumbuhan perekonomian di daerah. Oleh karena itu saya minta, Pemda dan DPRD tidak menerbitkan Perda yang justru menghambat dan mempersulit investasi masuk ke daerah,” ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga berpesan agar Pemda dapat memperingkas regulasi perijinan sehingga pertumbuhan investasi di daerah semakin meningkat. Karena menurut Presiden, jika investasi telah masuk ke suatu daerah, hal itu bertanda bahwa adanya arus masuk uang ke daerah tersebut.

“Jika ada investor datang membawa modal, artinya ada modal atau uang masuk ke daerah dan perputara uang di daerah maka akan semakin tinggi dan banyak. Karena pertumbuhan perekonomian Negara dikarenakan dua faktor yaitu ekspor dan investasi. Sementara APBN hanya 20 persen dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar Presiden. (*/DKISP Paser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *