MULAWARMAN NEWS

Bupati Paser Ingatkan Peran Strategis BPD di Masyarakat

Kepala DPMD Paser Hulaimi saat melantik Anggota BPD Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (4/6/2020).

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi kembali mengingatkan para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan bertanggungjawab.

Pesan itu disampaikan Bupati Paser dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Hulaimi, di acara Pelantikan Anggota BPD Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (4/6/2020).

Bupati mengatakan, lembaga BPD adalah bagian dari Pemerintahan Desa dan merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Untuk itu, BPD bersama dengan Kepala Desa memiliki peran menetapkan peraturan desa serta berupaya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Anggota BPD harus secara aktif menggali informasi dan menjalin komunikasi dengan warga masyarakat, sesama anggota BPD maupun Pemerintahan Desa, Aparat Kecamatan atau kabupaten,”

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi

Bupati juga mengingatkan, Pemerintah Desa dengan BPD harus menjalin hubungan yang baik, dan mengembangkan hubungan kerja yang rasional sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang dapat menghambat jalannya roda Pemerintahan Desa.

“BPD di tingkat desa merupakan mitra Pemerintahan Desa dan bukan merupakan saingan dari pada Kepala Desa. Sehingga roda pemerintahan desa bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dia juga mengharapkan anggota BPD diharapkan mampu melakukan konsolidasi antar pengurus serta mempelajari, memahami tugas dan fungsi sebagai pengurus BPD.

“Keberhasilan dari suatu Pemerintahan Desa terletak pada Pemerintahan Desa itu sendiri, dalam hal ini Pemerintah telah membuat aturan mengenai Pemerintahan Desa, agar Pemerintahan Desa dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Baca Juga :

Guna mendukung keberhasilan pemerintah desa, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Paser akan terus memberikan dalam upaya meningkatkan kemampuan sumber daya aparatur Pemerintahan Desa.

“Kita tingkatkan SDM aparatur desa melalui pendidikan dan pelatihan, pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Desa,” ungkapnya.

Bupati juga berpesan kepada para Anggota BPD, agar turut pula mengawasi bantuan BLT ADD maupun DD sehingga tepat sasaran dan tidak menimbulkan kericuhan sosial.(adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *