MULAWARMAN NEWS

Bupati Paser Larang SKPD Angkat Honorer

Bupati Paser dr Fahmi Fadli

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melarang Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser untuk mengangkat tenaga honorer atau Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Larangan itu ditegaskan Bupati Paser dalam Surat Edaran nomor 800/ 393 /BKPSDM/2021 tentang pengendalian tenaga honorer atau PTT, tertanggal 22 April 2021.

“Terhitung sejak edaran Bupati Paser ini disampaikan, kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dilarang melakukan pengangkatan, penerimaan tenaga Honorer/ PTT,”

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dalam surat edarannya.

Dalam edaran itu juga menyebutkan, Kepala perangkat daerah diminta tidak mengganti atau merubah data tenaga honorer atau PTT yang telah ada sebelumnya di SKPD.

“Dengan alasan apapun, meskipun dana untuk memberikan gaji honorer masih tersedia pada anggaran di masing-masing DPA/RKA Perangkat Daerah,” terangnya.

Adapun jika merubah atau melakukan penggantian data tenaga honorer, hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan oleh Bupati Paser dengan terlebih dahulu.

Baca Juga :

Fahmi juga menyiapkan sanksi tegas ketika ada SkPD yang melakukan perubahan dan penggantian data PTT tanpa mempertimbangkan asas manfaat dan kepentingan serta melihat kondisi yang mempengaruhi terhadap unsur yang mendasari ditetapkannya keputusan tersebut.

“Pelanggaran terhadap poin 1 dan poin 2 akan mendapat sanksi tegas dari PPK dan kepada pihak yang melanggar ketentuan ini harus bertanggung jawab terhadap resiko yang terjadi akibat penambahan dan atau penggantian tenaga PTT tersebut,” jelasnya.

Bupati, dalam surat edarannya itu menjelaskan, kebijakan ini dilakukan dalam rangka melaksanakan tertib administrasi dalam penataan tenaga PTT dan penyelenggaraan APBD yang transparan dan akuntabel.

“Kepada semua pihak untuk mentaati Surat Edaran Bupati Paser sebagaimana ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *