MULAWARMAN NEWS

Cegah Penyebaran Corona, Sekolah di Paser Diliburkan 14 Hari

Kadisdikbud Paser Murhariyanto

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Guna mencegah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser akhirnya mengeluarkan keputusan untuk meliburkan sekolah di semua tingkatkan selama 14 hari ke depan.

Hal tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 dan Hasil Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah dengan Bupati Paser, maka dalam rangka antisipasi dan pencegahan Covid-19.

“Mulai besok tanggal 17 Maret s.d. 30 Maret 2020 pelaksanaan pembelajaran Playgroup, Kelompok Belajar, TK/PAUD, SD dan SMP dilaksanakan di rumah,” kata Kadisdikbud Paser Murhariyanto.

Dia juga meminta sekolah agar menyiapkan materi pembelajaran dan memanfaatkan sarana pengajaran jarak jauh maupun penugasan-penugasan yang bisa dilakukan di rumah atau secara online.

“Kegiatan belajar mengajar dilakukan dirumah, bisa dengan mengerjakan tugas-tugas atau melalui jaringan internet atau daring di laman https://belajar.kemdikbud.go.id,” ucapnya.

Ditambahkannya, selama diliburkan dengan kurun waktu dua minggu tersebut, diharapkan sekolah dan guru terus memonitor perkembangan belajar siswa.

“Pengawas, Penilik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan agar memantau dan memonitoring pembelajaran dan melaksanakan tugas rutin administrasi pembelajaran di rumah masing-masing,” tuturnya.

Kendati libur cukup panjang, para Pengawas, Penilik, lanjutnya, Pendidik dan Tenaga Kependidikan tidak diperkenankan melakukan perjalanan ke luar daerah atau pulang kampung dan menunda pelaksanaan kegiatan studi banding, studi tour dan rekreasi liburan sekolah.

Murhariyanto juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan yang ada di Paser untuk melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan secara rutin. Serta melakukan komunikasi secara intensif dengan orang tua atau wali siswa.

“Dianjurkan untuk menyediakan tempat cuci tangan dan membersihkan fasilitas yang sering tersentuh oleh tangan. Juga mengingatkan para orang tua agar turut serta secara aktif mengantisipasi berbagai penyebaran virus corona dirumah dan lingkungan,” katanya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *