MULAWARMAN NEWS

Cuti dari Luar Daerah, Karyawan Asal Paser Terdeteksi Positif Corona di Balikpapan

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Seorang karyawan perusahaan swasta yang berlokasi Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan seusai pulang cuti kerja dari Kota Yogyakarta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan pasien yang diberi kode PSR 16 dinyatakan positif berdasarkan hasil tes swab Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB).

“Dari hasil yang diterima Gugus Tugas, PSR 16 adalah seorang laki-laki berusia 34 tahun dengan riwayat perjalanan dari Yogyakarta ke Balikpapan,”

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Rabu (10/6/2020)

Diketahui pula, kata Amir, PSR 16 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG)  yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif dari Kota Balikpapan yaitu pasien berkode BPN 55.

“BPN 55 juga seorang OTG, yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19 oleh Dinkes Balikpapan pada 29 Mei 2020 lalu,” ujarnya.

Amir menjelaskan, PSR 16 pada tanggal 5 April 2020 melakukan perjalanan ke Kota Yogyakarta dalam rangka menjalani cuti kerja selama kurang lebih 1,5 bulan.

“Setelah masa cuti kerjanya habis, PSR 16 kembali ke Kaltim pada tanggal 20 Mei 2020 dan sesuai SOP perusahaan harus melewati masa karantina mandiri selama 14 hari di Balikpapan,” jelas Amir.

Selama menjalani karantina mandiri, lanjut Amir, perusahaan tempat PSR 16 bekerja juga mewajibkan karyawannya yang baru tiba dari luar daerah untuk melakukan cek kesehatan secara berkala, baik pemeriksaan rapid test dan tes swab.

Baca Juga :

“Sebelum balik ke Batu Sopang, perusahaan mewajibkan karyawannya tes swab. Sehingga PSR 16 pada tanggal 5 Juni 2020 menjalani pemeriksaan swab dan tanggal 9 Juni 2020 hasil swabnya dinyatakan positif,” terangnya

Dia menambahkan, saat ini PSR 16 pun sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RS Pertamina Balikpapan dengan kondisi kesehatan yang stabil.

Amir juga menerangkan, sejak PSR 16 tiba di Kota Balikpapan dari Yogjakarta pada tanggal 21 Mei hingga 10 Juni 2020 saat dinyatakan positif, yang bersangkutan tidak pernah datang ke Kecamatan Batu Sopang atau Kabupaten Paser.

“Secara epidemiologi dan data yang ada, PSR 16 selama dua bulan ini tidak berada di Kabupaten Paser. Dan diyakini PSR 16 terjangkit di luar Kabupaten Paser,” terangnya.

Meski demikian, Amir Faisol mengatakan Gugus Tugas terus melakukan langkah-langkah penanganan secara maksimal. Dia juga mengimbau agar warga tidak panik, tetapi selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.

“Ikuti anjuran pemerintah, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Jangan lupa untuk melaporkan diri setelah melakukan perjalanan dari zona merah,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Rabu (10/6/2020), pasien yang telah terkonfirmasi positif menjadi 16 kasus, pasien sembuh 9 kasus, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) berjumlah 8 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 8 orang. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *