MULAWARMAN NEWS

Disnakertrans Paser Peringati HBT Ke-69, Random dan Segendang Menanti Program Transmigrasi Baru

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Apel dan pemotongan nasi tumpeng di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Kabupaten Paser, Kamis (12/12/2019), menandai peringatan Hari Bakti Transmigrasi (HBT) Ke-69 di Kabupaten Paser.

Kepala Disnakertrans Paser Sancoyo saat membacakan sambutan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa penyelenggaraan transmigrasi berawal di zaman kolonisasi pada tahun 1905.

“Istilah transmigrasi pertama kali dikemukakan Bung Karno tahun 1927. Zaman kemerdekaan transmigrasi dilaksanakan tanggal 12 Desember 1950 ditandai penempatan 25 KK ke Lampung dan Lubuk Linggau, tanggal itulah yang ditetapkan sebagai HBT,” kata Sancoyo.

Program transmigrasi telah banyak berkontribusi dalam pembangunan nasional. Seperti halnya teknologi yang terus berkembang, transmigrasi juga mengalami transformasi.

Bukan lagi menjawab permasalahan distribusi penduduk, tapi juga menjawab pemerataan pertumbuhan berbasis pembangunan wilayah. Tahun 2018, Kabupaten Paser menjadi daerah penempatan transmigrasi satu-satunya di Kaltim.

Sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) asal Jogyakarta, Lampung dan Banten menempati rumah-rumah transmigrasi baru di Desa Keladen Kecamatan Tanjung Harapan bersama 20 KK warga Keladen sebagai transmigrasi lokal.

“40 KK itu mulai menempati rumah-rumah transmigrasi di Keladen tanggal 23 November 2018, sekarang 12 Desember 2019, tak terasa sudah setahun lebih ya Pak Kades,” kata Sancoyo sambil menengok ke arah Kades Keladen Tarmiji.

Selain Keladen, tambah Sancoyo, ada dua desa yang telah menanti program transmigrasi dari kementerian, yakni Desa Random Kecamatan Tanjung Harapan dan Desa Segendang Kecamatan Batu Engau.

“Random dan Segendang juga ingin daerah maju, makanya mengharapkan program transmigrasi dari pusat,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *