MULAWARMAN NEWS

Distan Salurkan Alat Pertanian Kepada Petani dan BPP di Paser

M-NEWS.ID, TANA PASER – Guna meningkatkan produksi dan kualitas pertanian di Kabupaten Paser, Dinas Pertanian menyalurkan bantuan alat pertanian kepada para petani dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan setempat.

Seperti yang disampaikan Kabid Sarana dan Prasarana Distan Kabupaten Paser Taharudin.

“Untuk meningkatkan produksi pertanian, Distan Paser telah menyerahkan sejumlah alat pertanian kepada 7 Balai Penyuluhan. Berupa, handtraktor dan cultivator,” ungkapnya.

Kabupaten Paser, lanjut Taharudin, masih banyak memerlukan alat pertanian sebagai penunjang aktivitas para petani lokal. Dikarenakan, luasnya lahan pertanian yang berada di daerah tersebut.

“Karenanya, kami terus berupaya menyalurkan bantuan alat yang sumber pendanaannya berasal dari APBN dan APBD,” ucap Taharudin didampingi Kasi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Distan Kabupaten Paser Heru Yulianto.

Dirincikan Heru, bahwa sejumlah Alsintan yang disalurkan ke petani dan Balai Pertanian berupa lima unit cultivator dan dua unit handtraktor.

“Terdiri dari, BPP Batu Engau mendapatkan 1 unit handtraktor rotary, Tanah Grogot 1 unit handtraktor. Sedangkan 5 unit cultivator, terdiri dari BPP Long Kali, Songka, Pasir Belengkong, dan Long Ikis,” tambahnya.

Pada 2019 nanti, sebut Heru, Distan Paser akan mendapatkan bantuan Alsintan lagi. Yakni, Power Treaser dari dana aspirasi anggota DPR sebanyak 17 unit yang diperuntukkan bagi kelompok tani (poktan).

“Bentuknya hibah kepada petani di kecamatan Tanah Grogot dan Paser belengkong,” ujarnya.

Untuk diketahui, Power Treaser adalah alat perontok padi sedangkan cultivator adalah alat untuk mengolah lahan. Sebelumnya Distan Paser telah menyalurkan bantuan Power treaser kepada para petani di Kecamatan Tanah Grogot seperti di Desa Sungai Tuak, Pepara, Rantau Panjang.
Dijelaskan, bahwa Distan Paser semntara telah menyalurkan sebanyak 69 unit handtraktor dari aspirasi anggota DPR, 35 pompa air dan 12 unit handtraktor rotari APBN.

“Ada juga alat kombain 1 unit tipe sedang, power treser 5 unit dari partai gerindra. Untuk APBN, bantuan telah disalurkan dari pertengahan akhir tahun hingga saat ini,” jelasnya.

Disampaikan pula, secara mendesak ada dua kecamatan di wilayah Kabupaten Paser yang membutuhkan Alsintan sebagai penunjang paska panen. Yaitu, alat perontok padi.

“Sejauh ini, kami lihat dari luas lahan masih sangat kurang alat. Terutama di kecamatan long kali dan long ikis yang menjadi daerah sumber pangan,” pungkasnya. (*/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *