MULAWARMAN NEWS

DPC PDIP Paser Laporkan Kasus Pembakaran Bendera Partai ke Polres

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Paser Muhammad Saleh bersama kader PDI-P lainnya menemui Kapolres Paser AKBP Murwoto terkait kasus pembakaran bendera di Jakarta, Sabtu (27/6/2020)

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Paser melaporkan pelaku pembakaran bendera PDI-P dan ujaran kebencian dalam aksi penolakan RUU Haluan Ideologi (HIP) di depan DPR RI Jakarta pada 24 Juni lalu ke Mapolres Paser.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Paser Muhammad Saleh mengatakan partainya mendukung pihak kepolisian segera menangkap dan mengusut tuntas pelaku pembakaran bendera PDI-P.

“Sikap kami tentunya memberikan dukungan moril kepada Kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus pembakaran bendera partai dan ujaran kebencian tersebut,”

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Paser Muhammad Saleh, Sabtu (27/6/2020) pagi

Menurut Saleh, kasus pembakaran ini tidak bisa ditolerir. Sehingga para pelakunya harus segera diungkap dan di proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kami serahkan juga barang bukti berupa video pembakaran bendera tersebut dan berharap pelaku diberikan sanksi hukum sesuai undang-undang,” ujarnya.

Kapolres Paser AKBP Murwoto saat menerima pimpinan dan rombongan kader DPC PDI-P Paser mengatakan pihaknya memastikan dalam hal ini Mabes Polri telah memproses kasus di depan Gedung DPR RI dengan profesional.

“Untuk saat ini proses hukum sudah berjalan dan telah ditangani oleh pihak kepolisian secara profesional, tentunya dengan fakta-fakta, memeriksa saksi dan bukti-bukti yang ada,” kata Kapolres Paser

Baca Juga :

Mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak terjadi di Kabupaten Paser, Dia meminta seluruh pihak dalam menyampaikan pendapat harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Polres Paser juga berupaya agar kejadian tersebut tidak terjadi di Paser sehingga akan berdampak pada situasi keamanan yang sudah kondusif,” ucapnya.

Kapolres juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan moral yang diberikan dan tetap solid sehingga dapat menjadi contoh bagi yang lain.

“Semoga kasus ini segera tuntas. Kami dari Polres Paser akan terus berkoordinasi juga dengan rekan rekan DPC PDI-P terkait perkembangan kasus ini di Mabes,” pungkasnya. (*/nad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *