MULAWARMAN NEWS

DPMD Paser Gelar TTG VIII, Bupati Ingin Tiap Desa Miliki Produk Unggulan

Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Boy Susanto saat meninjau stand kecamatan, Rabu, (18/3/2020).

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Paser melaksanakan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pameran Produk – Produk Unggulan Khas Desa Tingkat Kabupaten Paser Tahun 2020 di arena ex MTQ Kecamatan Kuaro, Rabu, (18/3/2020).

Kegiatan yang mengangkat tema “Melalui Gelar TTG Dan Produk Unggulan Khas Desa Kita Wujudkan Prukades Kabupaten Paser Menyongsong Kalimantan Timur Sebagai Ibu Kota Negara” turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Boy Susanto, Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Paser.

Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Boy Susanto saat membacakan sambutan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi mengatakan upaya pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna serta hasil-hasil produk unggulan di masing-masing desa untuk kemajuan ekonomi masyarakat.

“Inovasi-inovasi hasil teknologi tepat guna yang telah diciptakan oleh para inovator-inovator dari desa-desa di Kabupaten Paser harus diperkenalkan dan dipromosikan,” kata Bupati.

Bupati meyakini melalui Gelar TTG mampu merangsang tumbuhnya kreatifitas dan inovasi berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat sebagaimana tertuang dalam rencana strategis RPJMD Kabupaten Paser Tahun 2016-2021.

Program Unggulan “One Village One Product “ atau “Satu Desa Satu Produk Unggulan”, lanjutnya, dimana setiap desa diharapkan dapat memiliki satu produk unggulan yang memiliki ciri khas yang membedakan antara satu desa dengan desa yang lain.

“Kemandirian masyarakat dalam mengembangkan satu produk unggulan di masing-masing Desa dapat mendukung terwujudnya ”One Village, One Product”,” ucapnya.

Bupati menambahkan, pembangunan desa saat ini tidak hanya infrastruktur tapi juga harus fokus kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Posyantek Desa (Posyantekdes).

“Desa wajib memanfaatkan dan menerapkan teknologi sederhana yang tepat guna untuk mengolah dan mengelola potensi yang dimiliki agar bernilai ekonomis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tuturnya.

Bupati berharap acara ini dapat menunjang pengembangan penemuan teknologi tepat guna yang berbasis kearifan lokal dan pengetahuan lokal, berdasarkan potensi yang dimiliki daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Selain itu juga sebagai wadah silaturahmi antara para pencipta TTG atau inovator dan pemanfaat TTG seperti UKM, dan para pelaku ekonomi lainnya,” katanya.

Dalam Gelar TTG kali ini juga diumumkan hasil lomba yang diikuti 21 inovator Lomba Kreasi dan Inovasi Teknologi Tepat Guna tingkat Kabupaten Paser tahun 2020 pada Selasa (03/03/2020) lalu di gedung PPK Paser.

Untuk kategori alat TTG, Juara 1 diraih Ali Maulana (Posyantekdes Uko) dengan alat Jemur Efek Rumah Kaca. Kemudian juara 2 Agus Salim (Posyantekdes Tajur) dengan alat pembuat pakan ternak serta juara 3 diraih Saiful Rahman (Posyantekdes Songka) dengan alat pencetak pelet.

Sedangkan untuk kategori metode pengolahan. Juara 1 diraih Dakun (Posyantekdes Samurangau) dengan alat pengolahan Bio JPT Plus, lalu Juara 2 diraih Komaruddin (Posyantekdes Krayan Bahagia) dengan alat pengolahan gula merah dari nira. Dan Juara 3 diraih Horman Tarigan (Posyantekdes Kertabumi) dengan alat metode pengolahan pupuk kompos atau pupuk cair. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *