MULAWARMAN NEWS

DPRD Paser Bersama Dinkes Sidak Lokasi Pembangunan Puskesmas Lolo dan RS Batu Sopang

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser secara bertahap mengupayakan peningkatan pelayanan di bidang kesehatan di wilayahnya. Untuk memastikan proses yang berjalan tersebut, DPRD Paser bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua tempat berbeda, Senin (27/1/2020).

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Desa Keluang Paser Jaya (KPJ) Kecamatan Kuaro. Pada tahun 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten Paser berencana akan melakukan renovasi total terhadap fasilitas kesehatan di Puskesmas Lolo tersebut.

Seiring akan bergulirnya proses pembangunan, ternyata terkait lokasi pembangunan masih terjadi perbedaan pendapat. Pihak pemerintahan desa memutuskan pembangunan dengan lokasi lahan yang ada saat ini.

Menurut Kepala Desa KPJ Syahrani, berdasarkan hasil musyawarah pemerintahan desa, pihaknya lebih setuju jika pembangunan puskesmas dilakukan dilokasi Puskesmas yang ada.

“Kami rencananya ingin membangun Puskesmas KPJ di lahan sekitar Kantor Desa, Tapi dalam rapat bersama Pemerintahan Desa dan Tokoh masyarakat diputuskan pembangunan puskesmas dilaksanakan di lahan Puskesmas yang saat ini ada di Rt. 05 Desa Keluang Paser Jaya,” kata Syahrani.

Sedangkan untuk antisipasi pelayanan kesehatan pihaknya sudah menyiapkan pengganti, sehingga tidak menggangu proses pelayanan kesehatan.

“Kami rasa pelayanan tetap bisa berjalan. Karena kami sudah siapkan fasilitas yang bisa difungsikan untuk pelayanan kesehatan sementara sambil menunggu proses pembangunan selesai,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan bahwa apabila pembangunan dilaksanakan di lokasi yang baru maka dapat mempermudah penyusunan seket bangunan.

“Kalau di lokasi yang baru selain pelayanan kesehatan di puskesmas tidak terganggu juga mempermudah dalam penyusunan seket bangunan, tapi kami tetap menunggu keputusan pihak pemerintahan desa,” ujar Amir Faisol.

Menanggapi permasalahan lahan tersebut, anggota DPRD Paser Budi Santoso meminta penentuan lahan untuk pelaksanaan renovasi total Puskesmas KPJ segera diputuskan.

“Kami harap secepatnya pihak pemerintahan desa memutuskan lokasi puskesmas. Apakah dilokasi Baru dengan disertai pembatas agar tidak terganggu dengan pelaksanaan pemerintahan desa maupun pelayanan kesehatan,” ucap Pria yang biasa disapa Biso.

S elain meninjau Puskesmas Lolo, DPRD Paser juga meninjau langsung lokasi kedua yaitu ke lahan yang rencana akan dibangun Rumah Sakit (RS) di Kecamatan Batu Sopang.

Sekretaris Camat Batu Sopang Arwin Mamonto saat mendampingi DPRD Paser meninjau lokasi lahan pembangunan RS mengatakan lahan yang akan digunakan tersebut merupakan lahan yang telah dibebaskan oleh PT. Kideco Jaya Agung melalui dana CSR.

“Sekarang tahap administrasi sedang kami urus, tanah ini memang dihibahkan PT Kideco dengan status sertifikat untuk pembangunan rumah sakit dan rumah susun,” ucap Arwin.

Anggota DPRD Paser Dian Yuniarti yang turut pula dalam sidak tersebut menanggapi, pembangunan RS diatas lahan seluas 4 hektar tersebut sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Untuk penyediaan pelayanan kesehatan ini kami menyambut baik, karena memang kedepannya keberadaan rumah sakit pasti akan sangat dibutuhkan masyarakat,” ucap Dian. (sas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *