MULAWARMAN NEWS

Bahas Dampak Alih Kewenangan, DPRD Tanah Bumbu Kunjungi Paser

M-News.id – DPRD Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mengunjungi Kabupaten Paser dalam rangka studi banding mempelajari retribusi pemakaian kekayaan daerah  untuk meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rombongan DPRD Tanah Bumbu yang dipimpin Wakil Ketua DPRD H. Alpia Rahman didampingi anggota pansus III DPRD Tanah Bumbu, diterima Sekretaris Daerah Paser AS Fathur Rahmad di ruang rapat Telake Kantor Bupati Paser, Kamis (8/6/2017).

Sementara perwakilan dari Pemkab Paser yang turut menerima Asisten Ekonomi Karoding, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Ahdiat, Kadis Periwisata Pemuda dan Olahraga H Ishak, yang mewakili ketua Bappeda, Kabid. Aset Daerah dan Sekretaris BPKAD Paser.

Wakil Ketua DPRD H. Alpia Rahman mengatakan sejak diberlakukannya Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah berdampak berkurangnya anggaran daerah Tana Bumbu.

“Sejak kewenangan diambil provinsi diantaranya terkait sektor pertambangan dan perkebunan, mengakibatkan Tanah Bumbu mengalami penurunan anggaran yang cukup besar,” kata Alpian.

Sebagai kabupaten yang baru berusia 14 tahun, Alpian mengungkapkan DPRD bersama jajaran Pemkab Tanah Bumbu berupaya meningkatkan sumber PAD melalui sumber-sumber lain.

“Kesamaan geografis antara Paser dan Tanah Bumbu termasuk kesamaan potensi hasil perkebunan dan pertambangan yang mendasari kami studi banding bagaimana penerapan retribusi pemakaian kekayaan daerah di Paser,” ungkap Alpian.

Sekretaris Daerah Paser AS Fathur Rahman menuturkan  sangat menyambut baik kedatangan anggota DPRD Tanah Bumbu untuk sharing terkait kiat meningkatan Pendapatan asli daerah.

Lebih lanjut Fathur mengatakan kondisi Paser tidak jauh berbeda dengan Tanah Bumbu, Paser juga mengalami imbas penurunan anggaran daerah sejak tahun 2016.

“Dengan pengalihan kewenangan berpengaruh menurunnya anggaran Paser dan saat ini Pemkab Paser juga terus berupaya mengali potensi-potensi pendapatan daerah diberbagai sektor,” tambahnya. (*/rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *