MULAWARMAN NEWS

Gugus Tugas Paser Sesalkan Penyebaran Identitas Pasien Covid-19, Jubir : Kami Serahkan Prosesnya ke Kepolisian

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser menyesalkan beredarnya informasi tentang data lengkap atau identitas seluruh pasien positif dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19.

Informasi tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui grup media perpesanan Whatsapp dan media sosial Facebook. Itupun memuat lengkap kronologis, identitas pribadi serta status sakit dari pasien.

“Kita sudah melihat tersebarnya data pasien di facebook dan whatsapp, tentunya Gugus Tugas sangat menyayangkan beredarnya informasi tersebut,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Amir Faisol saat konferensi pers di Media Center Covid-19, Sabtu (26/4/2020).

Menurut Amir, ada aturan yang melindungi data pribadi pasien yaitu Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

“Jadi tidak serta merta data pasien tersebut dapat disampaikan. Dalam berbagai peraturan dinyatakan bahwa data atau status pasien serta riwayat sakit menjadi kerahasiaan pihak medis,” ungkapnya.

Dia juga menyatakan, dalam kondisi pandemik Covid-19 seperti ini informasi pasien yang bersifat rahasia tersebut bisa saja di sampaikan ke masyarakat luas apabila telah memenuhi berbagai persyaratan.

Baca Juga :

“Syaratnya yang berhak mengeluarkan data itu adalah pemerintah atau pihak yang ditunjuk. Itupun sebelumnya harus mendapatkan persetujuan dari Rumah Sakit atau dokter yang merawat,” jelasnya.

Informasi yang disebarkan berantai tersebut, lanjut Amir, saat ini justru menimbulkan keresahan di masyarakat dan memberi tekanan psikologis kepada pasien dan keluarganya.

“Padahal pada saat kondisi seperti ini, memberi semangat dukungan moril kepada pasien yang dirawat tentu sangat bermakna,” kata Amir.

Ketika ditanya terkait tindakan lanjut penyebaran data pasien tersebut, Amir Faisol menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada pihak Kepolisian yang merupakan bagian dari Gugus Tugas Covid-19 Paser.

“Yang jelas kejadian ini telah berulang kali terjadi, sehingga kami serahkan permasalahan ini untuk ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang di Gugus Tugas,” tutup Amir. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *