MULAWARMAN NEWS

Ingin Balik Kerja Ke Kukar, Ternyata Dua Warga Paser Terkonfirmasi Positif Corona

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol saat konferensi pers bersama LO BNPB wilayah Kalimantan Brigjen TNI (Purn) Nanang Herianto

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Paser terus meningkat. Tercatat ada penambahan dua kasus positif virus Corona pada Selasa (16/6/2020), sehingga total pasien terkonfirmasi positif mencapai 20 kasus.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan penambahan dua kasus positif merupakan warga Kabupaten Paser yang ingin kembali bekerja di sebuah perusahaan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Perkembangan terbaru Covid-19 pada tanggal Senin (15/6/2020) terdapat 2 orang warga Paser yang ingin balik bekerja keluar daerah terkonfirmasi virus Corona,”

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Selasa (16/6/2020)

Amir menjelaskan kasus pertama yang diberi kode
PSR 19 adalah seorang laki-laki berusia 35 tahun beralamat di Kecamatan Batu Sopang. Lalu kasus kedua yang diberi kode PSR 20 merupakan seorang laki-laki berusia 47 tahun beralamat di Kecamatan Batu Sopang,

“Keduanya merupakan Orang Tanpa Gejala atau OTG yang akan balik bekerja ke Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Keduanya pada tanggal 10 Mei 2020, lanjut Amir, mengambil masa cuti kerja pulang kampung ke Kabupaten Paser dan menjalani isolasi mandiri dirumahnya masing-masing.

“Pada tanggal 8 juni, masa cuti keduanya berakhir dan kembali menjalani isolasi di Balikpapan dan pemeriksaan swab sebagai syarat masuk kembali ke perusahaan,” katanya.

Baca Juga :

Diketahui, sejak dinyatakan positif Covid-19, keduanya langsung menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Amir menambahkan, Gugus Tugas Covid-19 Paser juga melakukan tracing (pelacakan) terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan dua OTG asal Paser yang telah terkonfirmasi Positif Covid-19 itu.

“Menindak lanjut hasil swab, Gugus Tugas melakukan tracing ke keluarga PSR 20 hasilnya non reaktif dan hari ini tracing dilanjutkan untuk keluarga PSR 19. Dari keterangan yang peroleh, walaupun PSR 19 ber-KTP di Batu Sopang, tetapi sebulan terakhir tinggal di Kecamatan Long Ikis,” tambahnya.

Meski demikian, Amir Faisol mengatakan Gugus Tugas terus melakukan langkah-langkah penanganan secara maksimal. Dia juga mengimbau agar warga tidak panik, tetapi selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.

“Ikuti anjuran pemerintah, cuci tangan dengan sabun, tetap dirumah, jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah dan tetap jaga jarak dan segera melaporkan diri bila habis bepergian dari luar daerah,” pungkasnya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *