MULAWARMAN NEWS

Ini Pesan Wabup Saat Pengukuhan Pengurus Perhimpunan Bawe Paser

M-NEWS.ID, Tana Paser – Lembaga Adat Paser (LAP) melaksanakan Pengukuhan Perhimpunan Bawe Paser (PBP) sebagai organisasi dibawah naungannya di Halaman Hotel Bumi Paser, Sabtu (28/9/2019).

Wakil Bupati Paser H. Kaharudin saat membacakan sambutan Bupati Paser mengingatkan bahwa wanita merupakan satu elemen penting yang dibutuhkan dalam membangun peradaban seperti sosok Putri Petung yang telah membesarkan Kabupaten Paser melalui Kerajaan Sadurengas.

“Belajar dari sejarah Kabupaten Paser, kita akan teringat peran wanita yang sangat besar dalam membentuk sebuah peradaban pembangunan dan sejarah manusia yang handal. Kita tahu, Kerajaan Sadurengas di Paser diawali dari sebuah pengabdian dari seorang wanita dengan Kerajaan Sadurengas,” kata Kaharuddin.

Dia berharap wanita Paser harus mengambil peran penting melanjutkan perjuangan Putri Petung dengan memperkuat manajemen organisasi dan membangun komunikasi dengan stakeholder yang ada.

“Buktikan, bahwa Bawe Paser dapat menata organisasi yang baik, dengan program dan kegiatan yang sangat baik dan seiring dengan program kegiatan pemerintah daerah, bermitra dengan pemerintah untuk pembangunan yang lebih maju,” ucap Wabup dengan penuh semangat.

Dia berpesan agar PBP selalu berkontribusi dalam budaya serta memajukan kearifan lokal di kabupaten Paser sehingga dapat tumbuh dan berkembang.

“Semoga pengabdian Bawe Paser dapat memberikan kontribusi pemikiran, inspirasi dan motivasi bagi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia, dengan peradaban yang berbudaya, dan berakar pada nilai-nilai luhur orang tua kita, dan berazaskan pada landasan keagamaan yang kuat untuk masyarakat Paser yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP LAP Arbain M. Noor juga menyampaikan bahwa PBP akan bergerak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menumbuh kembangkan budaya serta kearifan lokal.

“Agar upaya pengembangan kesejahteraan dan kearifan lokal dapat terlaksana dan tetap sesuai dengan kebijakan pemerintah. Untuk itu perlu dilakukan sinergitas antara Lembaga dan pemerintah Kabupaten Paser,” ucap Arbain. (aja/dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *