MULAWARMAN NEWS

Jadi Penyangga Ibu Kota Baru, Pembangunan Bandara Paser Dilanjutkan

M-NEWS.ID, TANA PASER – Pembangunan bandara Paser akan kembali dilanjutkan setelah sebelumnya sempat terhenti karena kasus dugaan korupsi yang merugikan uang negara sekitar Rp 39,9 miliar.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kepala Subdirektorat Prasarana Bandar Udara pada Ditjen Perhubungan Udara, tanggal 1 September 2019 lalu telah melakukan rapat terkait pembangunan bandara di Paser pada tahun 2020 mendatang.

“Rapat tersebut membahas pengembangan sarana & prasarana transportasi Ibu Kota Negara (IKN), termasuk rencana pembangunan bandara Paser sebagai penyangga IKN,” kata Kepala Dinas Perhubungan Paser Inayatullah.

Direncanakan bandara di Paser akan saling terhubung dengan bandara yang sudah ada seperti Bandara SAMS Balikpapan atau bandara APT Pranoto di Samarinda.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser sedang melengkapi persyaratan agar dapat menggunakan APBN, salah satunya adalah proses hibah lahan kepada pemerintah pusat.

“Kemenhub minta proses hibah lahan dari Pemkab Paser ke Pemerintah Pusat bisa disegerakan. Karena itu sebagai salah satu syarat untuk kucuran dana APBN untuk pembangunan bandara,” ucapnya.

Selain itu, Pemkab Paser sedang melakukan kajian teknis bandara yang dilakukan pihak Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

“Terkait persyaratan saat ini masih menunggu hasil kajian teknis bandar udara yang disusun oleh ITS. Rencananya akan dipresentasikan di Paser maupun di Kemenhub awal Desember 2019,” ujarnya. (*/sas/rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *