MULAWARMAN NEWS

Jembatan Mahakam Tertabrak Ponton, DPRD Kaltim Panggil Instansi Terkait

M-NEWS.ID, SAMARINDA – Sebagai bentuk tindaklanjut atas peristiwa tertabraknya Jembatan Mahakam pada 17 November 2019 yang lalu, DPRD Kaltim melakukan hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait.

Pihak-pihak yang diundang tersebut antara lain BPJN XII Balikpapan, Pelindo, Dishub Kaltim dan KSOP Samarinda.

RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, digelar di Gedung D Kantor DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Samarinda, Senin (25/11/2019).

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud menyatakan, dengan dipanggilnya beberapa instansi terkait, DPRD berharap adanya tindakan dan sanksi tegas kepada pelaku penabrakan.

“Kami ingin ada penindakan hukum yang jelas. Karena ini kan kejadian yang terus berulang, di tahun 2019 saja ada 3-4 kali kejadian dan itu tidak jelas sanksinya, menguap. Dengan hearing ini kami ingin ada kejelasan, apakah ini sanksinya perdata, pidana, atau ke mahkamah pelayaran,” tegasnya.

Bersama Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Safruddin, menyampaikan sebagai antisipasi kejadian tertabraknya jembatan tidak terulang kembali, pemerintah daerah perlu mengambil tindakan tegas dan pemberian sanksi terhadap para pelaku penabrakan.

“Kita lemah, kita kurang tegas kepada pelaku. Bagi siapapun yang menabrak harus dikenakan sanksi tegas. Seperti mencabut izin perusahaan, memberi sanksi pidana bagi pelaku,” pungkas Syafruddin. (dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *