MULAWARMAN NEWS

Jepang Beri Bantuan Gedung UGD untuk Puskesmas Long Kali Senilai Rp 1,2 Miliar

Desain gedung UGD Puskesmas Long Kali yang akan dibangun dari hibah Pemerintah Jepang melalui Lembaga Jalin Nusa

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pemerintah Jepang melalui Lembaga Jalin Nusa memberikan bantuan fasilitas sarana kesehatan berupa gedung Unit Gawat Darurat (UGD) di Puskesmas Long Kali Kabupaten Paser, Selasa (16/2/2021)

Acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hibah Grassroots dihadiri secara virtual meeting Konsul Jenderal Jepang di Surabaya,  Masaki Tani, Ketua Lembaga Jalin Nusa, Suud Bawazier, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Paser Muksin dan Kepala Puskesmas Long Kali, dr. Harun Zen.

Konsul Jenderal Jepang di Surabaya,  Masaki Tani mengatakan hibah dengan total nilai proyek senilai Rp 1.257.448.489,00 itu untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kecamatan Long Kali.

“Saya berharap agar penandatanganan Mou pada hari ini dapat menjadi momentum yang baik dalam menjalin persahabatan yang erat antara Jepang dan Indonesia, khususnya Kabupaten Paser”

Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Masaki Tani

Ketua  Lembaga Jalin Nusa, Suud Bawazier mengatakan  bantuan hibah pemerintah Jepang ini merupakan kerja keras bersama antara Lembaga Jalin Nusa dengan Pemerintah Kabupaten  Paser, khususnya Bappedalitbang, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Long Kali.

“Dengan kerjasama semua pihak, sehingga kelengkapan dokumen dapat terpenuhi dan tentu saja ini merupakan harapan masyarakat Kabupaten Paser khususnya masyarakat Long Kali,” kata Suud Bawazier.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten  Paser, Muksin dalam kesempatan itu menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Jepang dan Lembaga Jalin Nusa atas bantuan hibah Grassroot untuk gedung UGD Puskemas Long Kali.

Muksin menambahkan, pertimbangan jarak dengan ibukota Kabupaten Paser menjadi dasar pemilihan lokasi bantuan hibah, sehingga mempermudah dalam  pemberian pertolongan pertama bagi masyarakat yang sedang sakit.

“Disamping itu, Longkali merupakan wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten  PPU, yang masuk  sebagai ibu kota negara , dan tentu dengan dibangunnya UGD ini akan memperindah etalase Kabupaten Paser dalam hal penyelenggaraan pelayanan kesehatan sebagai  salah satu pelayanan dasar kepada masyarakat,” kata Muksin.

Baca Juga :

Dengan dibangunnya UGD di Puskesmas Longkali ini, diharapkan juga akan membantu dalam pencapaian  SPM sebagai program strategis nasional serta penanganan Covid 19 di wilayah perbatasan.

“Keberadaan UGD ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan yang berskala global yakni Sustainable Development Goals (SDGs),” harapnya.

Nantinya melalui proyek ini, akan dibangun satu gedung fasilitas gawat darurat yang dilengkapi dengan penerimaan tamu, ruang tunggu, ruang tindakan gawat darurat, ruang perawat, 3 toilet, ruang penyimpanan, ruang bidan, ruang nifas, dan ruang bersalin yang juga dilengkapi oleh pengadaan alat-alat kesehatan. (*/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *