MULAWARMAN NEWS

Kisruh PT Pradiksi-PT Senabangun Dengan petani plasma, dimediasi gubernur. Mau Tahu Hasil Mediasinya ?

Gubernur Kaltim dan Bupati Paser menyaksikan penandatanganan 10 poin kesepakatan di Ruang Rapat Tepian I Kantor Gubernur Kaltim

M-News.id – Kisruh kasus dualisme manajemen PT Pradiksi Gunatama (PG) dan PT Senabangun Aneka Pertiwi (SAP) dengan petani plasma akhirnya menemui titik temu, setidaknya ada sepuluh (10) poin yang disepakati ditandai dengan penandatanganan dua pimpinan perusahaan dan 6 koperasi plasma di saksikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawie.

Sepuluh poin kesepakatan tersebut yaitu :
1. Pemerintah Provinsi Kaltim tidak akan mencampuri proses hukum antara kedua manajemen yang berselisih dan Pemprov Kaltim mendorong penyelesaian perselisihan diantara jajaran manajemen PT. PG dan PT. SAP dapat diselesaikan melalui jalur hukum secepat-cepatnya dan memiliki kekuatan hukum yang tetap.

2. Selama perselisihan manajemen dalam proses penyelesaian hukum, kedua manajemen sepakat untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan kebun kemitraan.

3. Lingkup kebun kemitraan miliki koperasi yang dimaksud adalah pembangunan dan pengelolaan kebun kemitraan. Lingkup kebun kemitraan  milik koperasi yang dimaksud adalah Koperasi Prupuk Makmur lokasi desa Saing Prupuk, koperasi Selatan Paser Jaya desa Kerang, koperasi Wera Taka Bersama desa Tabru Paser Damai, koperasi Maju Jaya desa Petangis, koperasi Mahamaya desa Mengkudu dan koperasi Langgai Makmur desa Langgai.

4. Manajemen dari kedua belah pihak sepakat untuk melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan, termasuk penyampaian dokumen pelaksanaan kemitraan dalam pembangunan dan pengelolaan kebun kemitraan agar pemenuhan hak dan kewajiban kemitraan yang tertuang dalam perjanjian kerjasama kemitraan dengan koperasi dapat berjalan dengan baik.

5. Masyarakat serta pengurus koperasi yang bermitra dan PT PG atau PT SAP sepakat untuk mematuhi semua hak dan kewajiban yang tertuang dalam perjanjian kerjasama kemitraan dalam prinsip satu manajemen kebun.

6. Dinas Pertanian Paser dan Dinas Perkebunan Kaltim akan melakukan evaluasi terhadap dokumen perjanjian kemitraan dan memfasilitasi perubahan dokumen tersebut dalam menerapkan prinsip kemitraan yang saling menguntungkan.

7. Untuk mengetahui usaha perkebunan perusahaan terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku dan untuk mendorong usaha perkebunan memenuhi baku teknis usaha perkebunan dalam memaksimalkan kinerja usaha perkebunan, Pemkab Paser melalui Dinas Pertanian Paser dan Dinas Perkebunan Provinsi akan melakukan penilaian usaha perkebunan PT PG dan PT SAP sesuai Permentan no 07/Permentan /OT/140/2/2009.

8. Untuk mengetahui kondisi fisik kebun kemitraan yang dibangun PT PG dan PT SAP serta untuk mengetahui hak dan kewajiban keuangan, kedua pihak yang bermitra, Dinas Pertanian Paser dan Dinas Perkebunan Kaltim akan melakukan penilaian fisik kebun kelapa sawit rakyat.

9. Kedua belah pihak manajemen serta masyarakat terutama anggota dan pengurus koperasi tidak melakukan provokasi dan terprovokasi, serta tidak melakukan pengerahan massa yang dapat menyebabkan bentrok masyarakat disekitar kebun dan berjanji untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

10. Kedua belah pihak manajemen dan anggota pengurus koperasi akan mematuhi kesepakatan yang tertulis dan bekerjasama untuk menyelesaikan permasalahan kebun kemitraan ini, pelanggaran yang berimplikasi hukum dan pelanggaran pidana akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

(*/rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *