MULAWARMAN NEWS

Korban Tenggelam di Sungai Kandilo Ditemukan Warga Saat sedang Menjala Ikan

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Setelah dua hari upaya pencarian oleh tim SAR Gabungan, jasad korban Khairudin (39) yang tenggelam di Sungai Kandilo pada Senin (24/5/2021) malam berhasil ditemukan.

Informasi pertama kali didapatkan dari seorang warga bernama Zidan saat sedang menjala ikan di sekitar Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot.

Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Paser Putu Budhi mengatakan tim yang sedang melakukan pencarian hari kedua Rabu (26/5/2021) pagi mendapatkan informasi penemuan jasad pada pukul 7.42 WITA.

“Setelah melakukan pencarian kurang lebih 1 jam, tim mendapatkan informasi dari warga ada penemuan mayat di Desa Tanah Periuk Gg. Bersama RT. 8,”

Anggota Pusdalops BPBD Paser, Putu Budhi

Tim SAR gabungan kemudian langsung menuju tempat yang telah diinformasikan warga tersebut. Menurut Putu Budhi, tempat penemuan jasad korban sekitar 3 km dari jarak dari tempat jatuhnya korban di Kelurahan Tanah Grogot.

“Tempat penemuan kurang lebih 3 km ke arah hulu sungai Kandilo di air sungai pasang besar. Korban ditemukan masih dalam posisi telungkup tanpa busana sesuai dengan keterangan awal,” ucapnya.

Tim yang terdiri dari BPBD Paser, Pol AIRUD Polres Paser, Shabara Polres Paser, Satpol P Paser, Relawan Balakar 01, Relawan Paser, Relawan Volunteer, Orari lokal Paser dan dibantu masyarakat kemudian melakukan evakuasi jasad Khairudin.

“Jasad korban kami evakuasi ke Posko menggunakan perahu. Setelah pihak keluarga memastikan korban adalah keluarganya. Atas permintaan keluarga, jasad korban tidak dilakukan otopsi dan langsung di bawa kerumah,” jelasnya.

Baca Juga :

Diberitakan sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang pemuda bernama Khairudin (39) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kandilo Senin (24/05/2020) malam.

Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Paser Hendrik menuturkan bahwa ia menerima laporan warga tenggelam tersebut pada pukul 23.40 WITA.

“Setelah menerima laporan Senin malam, BPBD Paser langsung menuju ke lokasi melakukan pengecekan atau assesmen,” kata Hendrik.

Dikarenakan jarak pandang yang sulit saat malam hari, lanjut Hendrik, maka tim melanjutkan pencarian pada Selasa pagi pukul 08.00 WITA.

Pencarian pada Selasa (25/05/2020) pun dilakukan hingga pukul 17.00 WITA dan akan dilanjutkan dengan pemantauan pada malam hari.

Menurut keterangan saksi mata, warga yang tenggelam itu diduga sengaja menenggelam diri dengan meloncat ke sungai. Saat itu kondisi sungai Sedang Surut, sehingga terjatuh diatas lumpur. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *