MULAWARMAN NEWS

Mau Tahu Berapa Batas Usia Pemuda Sesuai Amanat UU Nomor 40/2009 ?

M-NEWS.ID, TANA PASER – Sejak 2009 lalu, Republik Indonesia (RI) telah memiliki Undang-undang (UU) tentang Pemuda. Adalah, UU RI Nomor 40/2009 tentang Pemuda.

Sayangnya, kendati sudah seringkali disampaikan dan di sosialisasikan kepada Organisasi Kepemudaan (OKP) termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) oleh pemerintah tapi realitanya ada yang mengikuti dan ada yang tidak.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Paser Ishaq melalui Seksi Pemberdayaan Pemuda Joko Sulistyo.

“Untuk OKP yang sudah terdaftar di Kesbangpol, mestinya harus merujuk kepada UU RI Nomor 40/2009 tentang Pemuda. Hal ini, sudah kami sosialisasikan, termasuk kepada KNPI,” ungkapnya, Kamis (31/05/2018) lalu.

Terutama, lanjut Ia, yang tertuang pada Pasal 1 Ayat 1 UURI Nomor 40/2009 tentang Pemuda. Yakni, terkait batas usia pemuda.

“Dalam UURI nomor 40/2009, pada BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 menyebutkan bahwa yang dikatakan pemuda adalah warga negara yang berusia 16 tahun sampai 30 tahun,” ucapnya.

Menurut Joko, KNPI sebagai wadah organisasi kepemudaan juga harus berpegang kepada UU RI No 40/2009 itu. Namun, KNPI di Kabupaten Paser dari dulu tidak pernah menjalankan aturan tersebut.

“Seharusnya, kepengurusan KNPI juga berpedoman pada aturan itu. Karena, semua mengaku sebagai pemuda, walaupun secara usia sudah 40 tahun mungkin juga sudah ada yang punya cucu,” ujarnya.

Oleh karenanya, Ia menegaskan, bahwa seharusnya kepengurusan KNPI sejak 2009 hingga sekarang sudah bisa mengikuti UURI Nomor 40/2009 tentang Pemuda.

“Kami memaklumi, jika periode kepengurusan OKP atau KNPI sebelum tahun 2009 belum merujuk UU tersebut.
Namun, untuk kepengurusan 2009 sampai sekarang, seharusnya sudah bisa mengikuti UU Nomor 40/2009, karena UU ini sudah dibaca khalayak umum,” katanya.

Terkait permasalahan dualisme di tubuh KNPI, Ia menuturkan, bahwa sudah saatnya kedua kubu untuk rembuk dan mempersatukan kembali KNPI.

“Ya kalau KNPI masih dualisme, kami selaku instansi yang menaungi pemuda tidak akan mengakomodir keperluan KNPI khususnya di Paser. Kami harap, teman-teman KNPI bisa bijak lah dalam hal ini,” jelasnya.

Setelah KNPI sudah satu, Ia menghimbau, agar kemudian merujuk kepada amanat UURI Nomor 40/2009 tentang Pemuda.

“Ya paling tidak kepengurusannya lah yang harus berada pada ring usia itu, kalau yang usianya sudah diatas 30 tahun kan masih bisa berada pada dewan penasehat. Jadi, serahkan saja urusan pemuda kepada pemuda, dan biarkan mereka yang masih muda ini menjalankan kepengurusan,” tukasnya. (aia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *