MULAWARMAN NEWS

Mendik Berbudaya Jilid II, Karya Taka Gelar Tabligh Akbar hingga Pagelaran Seni Budaya

M-NEWS.ID, PASER – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda, Karya Taka yang bergerak dibidang sosial keagamaan dan kebudayaan melaksanakan tiga rangkaian kegiatan sekaligus.

Yakni Tabligh akbar, Sunat masal dan Pagelaran Kesenian Nusantara yang dilaksanakan selama dua hari, 1-2 November 2019 di Desa Mendik, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kaltim.

Berbeda dengan Mendik berbudaya jilid I, kali ini Karya Taka mengangkat tema ‘Menjadi Generasi Merah Putih Yang Milenial’.

Tomy Santosso atau akrab disapa dengan Om Tomy, sebagai ketua panitia menjelaskan, pada kagiatan kali ini panitia berusaha menfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan dan permintaan masyarakat, yaitu Tabligh akbar dan sunat masal menjadi kegiatan yang prioritas.

“Kurang lebih, ada sebanyak 22 peserta yang antusias mengikuti sunat masal ini,” ungkapnya.

Sedangkan pada pagelaran seni sebagai Malam puncak Mendik Berbudaya Jilid II, lanjut Ia, Karya Taka menjadikan Tari Ronggeng Paser sebagai Penampilan Persembahan dan Kesenian Bela Diri Kuntau Paser sebagai Guest Star.

“Selain itu, kami juga menampilkan berbagai kesenian khas daerah lain di Indonesia,” ucapnya.

Sementara, Mardani selaku Ketua Umum Karya Taka menyampaikan, bahwa banyak yang mendukung dan mensupport kegiatan tahunan tersebut.

“Terimakasih kami ucapkan, terutama pada masyarakat Mendik yang menjadi pendukung utama kegiatan ini. Dan pihak sponsor lainnya, yang juga sangat membantu suksesnya acara,” katanya.

Dikatakan pula, bahwa pihaknya telah bekerja semaksimal mungkin agar agenda tahunan itu bisa terlaksana dengan lancar. Mulai dari kerjasama dengan berbagai pihak sampai menyiapkan segala sesuatunya.

“Kami sangat gembira Mendik Berbudaya Jilid II sukses terlaksana. Karena harapan Karya Taka, terbinanya kesadaran dari pemuda-pemudi Mendik bersatu, guna meningkatkan kualitas SDM, yang menjadi salah satu faktor kemajuan desa,” tegasnya.

Saat ini, kata Mardani, Karya Taka memiliki kurang lebih 45 jumlah keanggotaan dari berbagai latar belakang Pendidikan, suku dan agama. Sebagaimana moto yang dimilikinya yaitu ‘we all the leader’.

“Karya Taka, berusaha berkarya tanpa mengenal perbedaan apapun. Dan harapannya, dapat memberikan kontribusi yang berpengaruh terhadap kemajuan desa mendik itu sendiri,” ujarnya.

Oleh karenanya, tambah Mardani, pihaknya mengajak seluruh pemuda pemudi Mendik untuk sadar akan kebutuhan sebuah organisasi. Sehingga mampu untuk memiliki pemikiran terbuka di tengah kemajuan zaman.

“Pemuda-pemudi Desa Mendik berpotensi memberikan karya-karya kemajuan, dari masyarakat Mendik untuk masyarakat Mendik itu sendiri,” paparnya.

Disamping itu, Mardani berharap pula kedepannya agar dapat bekerjasama dengan Karang Taruna, Bumdes Mendik dan organisasi atau komunitas lainnya yang ada di Desa Mendik.

“Harapan saya di Mendik Berbudaya 2020, atau Mendik Berbudaya Jilid III nantinya, kita bisa menyiapkan kegiatan sosial budaya yang berkualitas dan lebih baik lagi. Aamiin,” tutup Mardani, yang juga Dosen di STIT Ibnu Rusyid Tanah Grogot. (sad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *