MULAWARMAN NEWS

Menkeu : Pemprov Jakarta Tak Punya Lagi Dana untuk Bansos

Sri Mulyani / Antara Foto

MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut Pemprov DKI Jakarta meminta pemerintah pusat turut menanggung penyaluran bansos 1,1 juta warga karena tak memiliki anggaran lagi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melepas tanggung jawab penyaluran bantuan sosial bagi 1,1 juta warga yang terdampak pandemi virus corona lantaran tak lagi memiliki dana. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan seluruh kebutuhan anggaran penyaluran bansos bagi warga Ibu Kota kini akan ditanggung oleh pemerintah pusat

“Kemarin kami dapat laporan dari Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, DKI yang tadinya cover 1,1 juta warga mereka tidak ada anggaran lagi,”

Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat melalui konferensi video, Rabu (6/5/2020).

Sri Mulyani menjelaskan, Pemprov meminta pemerintah pusat untuk mengcover 1,1 juta warga tersebut. Selain itu, pemerintah pusat juga mengcover sisa 3,6 juta warga DKI yang belum mendapatkan penyaluran bansos.

Dengan anggaran bansos DKI Jakarta ditanggung pemerintah pusat, maka terdapat kebutuhan tambahan anggaran. “Jadi saat ini sedang dilakukan alokasi besar-besaran,” katanya.

Sementara untuk bantuan sembako Jabodetabek, Sri Mulyani menyebut penyalurannya sudah mendekati 80%. Dengan demikian, penyaluran bansos kini sudah semakin merata.

Baca Juga :

“Dalam situasi ini presiden sampaikan pekan ini sebelum lebaran 100% sudah terdeliver terutama Jabodetabek yang mereka tidak boleh mudik,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku telah menyalurkan bantuan sosial tahap pertama untuk membantu warga selama pembatasan sosial berskala besar dalam rangka menekan penularan virus corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut 98,4% penyaluran bansos kepada 1,2 juta warga tepat sasaran.

“Kemarin masih ada 1,6% dari distribusi bansos sampai pada orang yang tidak berhak, salah alamat atau ternyata mereka mampu. Ada juga yang sudah meninggal, tapi semuanya sudah dikembalikan,” kata dia saat menggelar konferensi pers di Balaikota Jakarta, Jumat (1/5/2020) malam. (kd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *