MULAWARMAN NEWS

Muatan Berlebih, Warga Desa Batu Kajang Adang Truk PT. Conch

M-News.id – Geram dengan angkutan truk trailer yang kerap melintas dengan muatan berlebih, sejumlah Warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, melakukan aksi penghadangan truk trailer yang mengangkut semen milik PT Conch sejak 30 Juli 2017 lalu.

Kepala Desa (Kades) Batu Kajang M Nur Kastalani mengatakan bahwa sudah beberapa  kali dilakukan upaya mediasi agar angkutan truk trailer yang mengangkut semen PT. Conch agar tidak melebihi kapasitas dan kelas jalan, tetapi  pemilik kendaraan angkutan semen selalu melanggar hasil mediasi yang telah disepakati.

“PT BIS selaku pemilik kendaraan angkutan PT Conch telah melanggar mediasi dengan mengangkut semen lebih dari 8 ton, ini tidak sesuai dengan kemampuan jalan, maka dari itu kami stop angkutan tersebut,” kata Nur Kastalani, Jum’at (4/8/2017).

Menurut Dia, sebenarnya masyarakat tidak mempermasalahkan pengangkutan semen bila sesuai dengan hasil mediasi terakhir yaitu harus mengangkut menggunakan truk yang lebih kecil atau sesuai standart keadaan jalan di Kabupaten Paser.

“Mediasi terakhir kami meminta angkutan semen PT Conch ini menggunakan truk yang berkapasitas dibawah 20 ton. Tapi, kenyataannya sampai saat ini pengangkutannya masih saja menggunakan trailer pengangkut semen yang melebihi beban yang ada,” ungkapnya.

Diakuinya, bahwa pada intinya masyarakat Desa Batu Kajang ingin Jalan Negara di daerah tersebut tidak mengalami kerusakan sehingga akan menggangu arus transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Warga berharap, angkutan semen PT Conch bisa mengurani tonasenya dan turut memelihara jalan yang dilintasi, jadi bila terjadi kerusakan, PT Conch bisa membantu memperbaiki,” paparnya.

Berdasarkan informasi, truk yang dihentikan warga dalam aksi tolak angkutan semen PT Conch itu dianggap bisa memicu kerusakan ruas jalan di wilayah tersebut. Warga berhasil menghadang sebanyak 14 truk trailer dengan beban angkut masing-masing berkisar antara 30-45 Ton lebih.

Sebelumnya, pada 29 Juli 2017 Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser bersama Satlantas Polres Paser melakukan razia kendaraan bermotor yang melebihi kapasitas dan kelas jalan Trans Kaltim di Kabupaten Paser dan menindak setidaknya 23 unit trailer dan 3 tronton bermuatan semen sekitar 30 ton yang terjaring. (dcmu/rih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *