MULAWARMAN NEWS

Nekat Kabur untuk Bertemu Istri, Pelarian Napi Rutan Tanah Grogot Berakhir di Sel Isolasi

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Akhir pelarian sorang narapidana (Napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) klas IIB Tanah Grogot bernama Sukardi yang nekat melarikan diri Senin (3/2/2020), berakhir pada Selasa (4/2/2020) siang.

Ternyata niat narapidana kasus pencurian dengan masa tahanan 1 tahun 6 bulan untuk bertemu sang istri di Kecamatan Long Ikis ini harus kandas karena terlebih dahulu bekuk tim Rutan Tanah Grogot bersama jajaran Polsek Kuaro di depan Terminal Kuaro Jalan Ahmad Yani Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.

“Sejauh ini informasi yang kami dapat dari napi tersebut kabur karena ingin bertemu istrinya, tapi ini akan terus kami dalami dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” kata Kepala Rutan Klas II B Tanah Grogot Dawa’i saat dikonfirmasi MNEWSKALTIM.COM via telpon seluler, Rabu (5/2/2020).

Dawa’i menjelaskan, setelah melakukan penangkapan bersama dengan kepolisian setempat. Sesuai aturan yang berlaku, napi yang tercatat sebagai warga Long Ikis Kabupaten Paser tersebut akan menjalani hukuman disiplin dalam sel isolasi.

“Napi sedang berada dalam sel isolasi selama 7 hari kedepan, untuk kemudian dipertimbangkan apakah akan di perpanjang atau tidak,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan tidak akan ada pemberatan hukuman bagi para pelarian ini. Dawa’i menyebut napi akan menjalani pidana sesuai masa hukumannya.

“Napi yang kabur tetap akan di tahan sesuai vonis yang dijatuhkan di pengadilan, tetapi sesuai aturan, hak-hak yang harusnya didapat napi seperti remisi dan cuti dapat dicabut,” tuturnya.

Agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, Dawa’i mengaku akan memperketat proses pemberian asimilasi kepada warga binaan.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan petugas dan napi di lapangan, pada Senin (3/2/2020) sekitar jam 11.00 wita, Sukardi yang sedang menjalani masa asimilasi ditugaskan untuk mengambil pupuk kandang yang lokasinya berada sekitar 60 meter agak keatas dari lokasi menanam dan petugas yang berjaga. Tetapi setelah 20 menit berlalu, Sukardi pun tidak kembali.

Dari informasi yang diterima, kemudian petugas mencoba melakukan pencarian disekitar perkebunan tetapi hasilnya nihil. Sukardi pun tertangkap pada Selasa (4/2/2020) siang saat sedang melintas di wilayah Kecamatan Kuaro dengan mengendarai sepeda motor. (rhn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *