MULAWARMAN NEWS

NU Care-LazisNU Paser Salurkan Bantuan Tahap 3 Korban Bencana Alam di Kalsel

MNEWSKALTIM.COM, PELIHARI – NU Care-LazisNU Kabupaten Paser kembali tergerak untuk menyalurkan bantuan tahap ketiga bagi korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Laut.

Bantuan tahap ke 3 ini berikan, setelah sebelumnya NU Care-LazisNU juga telah menyalurkan 2 tahapan bantuan ke 9 titik bencana yang ada di Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah NU Care-LazisNU Kabupaten Paser kembali melakukan penyaluran bantuan tahap ke 3 ke Kabupaten Tanah Laut untuk meneruskan amanah dari warga masyarakat Kabupaten Paser untuk dapat diberikan kepada para korban banjir dan tanah longsor di beberapa daerah bencana di Kabupaten Tanah Laut ini,”

Ketua NU Care-LazisNU Paser, Umar Faruq Sabtu, (30/01/2021)

Faruq menambahkan, atas nama pengurus NU Care-LazisNU Kabupaten Paser mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezeki nya untuk membantu korban terdampak bencana alam di Kalsel.

“Kepada warga masyarakat Kabupaten Paser kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya semoga Allah SWT meridhoi amal baik kita sekalian, dan kami ingin menyampaikan bahwasanya membuat kenangan indah tidak harus keliling dunia, namun membuat kenangan indah dapat diciptakan dengan cara berbagi kepada sesama yang membutuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Paser yang turut ikut serta dalam rombongan beliau juga kembali menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Paser yang menjadi donatur untuk para korban bencana alam di Kalsel.

“Kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Paser yang telah memberi kepercayaan kepada kami khususnya melalui NU Care-LazisNU Kabupaten Paser untuk menjembatani hingga diterima langsung oleh yang terkena musibah banjir dan tanah longsor,” katanya.

Adapun bantuan-bantuan yang didistribusikan oleh NU Care-LazisNU Kabupaten Paser berupa 290 paket sembako, 10 karung pakaian, 5 kardus alat pembersih lantai, dan 7 karung perlengkapan mandi.

Untuk kegiatan bantuan tahap ketiga ini, NU Care-LazisNU Kabupaten Paser berkoordinasi dengan Pengurus Cabang NU Kabupaten Tanah Laut dalam pendistribusian ke 2 titik daerah bencana yakni di desa Guntung Besar dan desa Panggung Baru Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalsel.

Baca Juga :

Wakil sekretaris PCNU Tanah Laut yang juga Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama Tanah Laut Ustadz Fahriannur akan segera menyalurkan bantuan agar segera dimanfaatkan untuk membantu meringankan para korban.

“Alhamdulillah hari ini kami kedatangan NU Care-LazisNU Paser yang mana mereka jauh-jauh datang dari Kabupaten Paser Kaltim mudah-mudahan apa yang telah disampaikan dan diberikan dapat bermanfaat bagi warga nahdliyyin dan juga masyarakat Tanah Laut pada umumnya yg terkena musibah banjir dan tanah longsor yg terjadi pada pertengahan januari yang lalu yang memang sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari kita semua, sekali lagi saya haturkan terimakasih kepada NU Care-LazisNU Kabupaten Paser,” tuturnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan data di posko bencana banjir dan tanah longsor di desa Guntung Besar Kecamatan Pelaihari Kalsel, dampak bencana banjir dan tanah longsor telah mengakibatkan korban jiwa.

“Di wilayah Kecamatan Pelaihari ada 9 desa yang mengalami bencana banjir dan tanah longsor salah satunya berada di desa Guntung Besar ini yang turut memakan korban jiwa sejumlah 5 orang karena musibah tanah longsor beberapa waktu lalu,” terangnya.

Ia juga menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang merupakan hasil donasi serta bantuan NU Care-LazisNU yang disalurkan ke desa Guntung Besar.

“Pada hari ini kami menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas perhatiannya kepada warga Paser kepada desa Guntung Besar ini, mudah-mudahan tali silaturahmi kita antara Kabupaten Paser dan Kabupaten Tanah Laut dapat terus terjalin, dan juga kami memohon do’a agar musibah yang tengah terjadi ini tidak terulang kembali,” pungkasnya. (drn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *