MULAWARMAN NEWS

Optimalkan Potensi Pajak, Bupati Paser : Kita bisa Lacak yang Manipulasi Pajak

M-NEWS.ID, BALIKPAPAN – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi mengapresiasi bentuk kerja sama dengan DJP Kaltimtara, terkait formula aplikasi yang akan digunakan untuk mendeteksi wajib pajak yang tidak taat dalam membayar pajak.

“Dengan aplikasi Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP), kita bisa tahu apakah wajib pajak memanipulasi pajak yang seharusnya disetorkan atau tidak,” kata Yusriansyah pada saat usai penandatanganan kerjasama dengan DJP Kaltimtara di Balikpapan, Jum’at (13/7/2018).

Dia mengatakan akan tidak akan berlebihan menargetkan perolehan pajak, karena yang utama mengoptimalkan penerimaan pajak-pajak yang belum terbayar.

“50 persen saja bisa kita optimalkan dari wajib pajak yang terdaftar, itu akan sangat membantu pendapatan daerah,” ujar Yusriansyah.

Dia juga meminta kepada instansi untuk memahami persoalan dilapangan dan memastikan regulasi penerimaan pajak daerah dapat berjalan dengan baik.

“Saya minta instansi terkait mendalami persoalan ini bagaimana agar penerimaan pajak daerah bisa optimal, termasuk pajak sarang burung walet yang saat ini bisa berkontribusi bagi pendapatan daerah,” tuturnya.

Untuk diketahui, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimtara mencatat sebanyak 8000 ribu wajib pajak di Kabupaten Paser belum melakukan pembayaran pajak tahun 2017.

Dari 9611 wajib pajak perorangan di Kabupaten Paser, baru 1.625 wajib pajak yang sudah membayar, ini berarti hanya 17 persen saja wajib pajak perorangan di Kabupaten Paser yang telah membayar pajaknya kepada negara.

Dirjen Pajak juga telah mengeluarkan aplikasi yang bernama Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP). Aplikasi ini yang akan digunakan Pemkab Paser untuk mengetahui wajib pajak yang belum membayarkan pajaknya. (*/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *