MULAWARMAN NEWS

Paser Canangkan Program Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Paser mencanangan kegiatan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan dan reproduksi 2021.

Kegiatan pencanangan yang berlangsung di Puskesmas Senaken, Senin (18/10/2021) itu mengandeng sejumlah mitra kerja se Kabupaten Paser, seperti dari unsur TNI, Ikatan Bidan Indonesia dan PKK.

Sekretaris Daerah Katsul Wijaya saat membacakan sambutan Bupati Paser menyampaikan Penduduk mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan baik sebagai subjek maupun objek dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk.

“Program bangga kencana mempunyai peranan penting dalam mengatasi pertambahan penduduk dan meningkatkan kualitas penduduk,”

Sekda Paser Katsul Wijaya

Menurutnya, pelayanan KB ini sebagai perlindungan, dan bantuan dalam mewujudkan hak-hak reproduksi, pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan dan pembinaan ketanahan dan kesejahteraan keluarga.

“Apabila persoalan penduduk ini tidak mendapat perhatian dan tidak kita tangani secara serius maka dikhawatirkan akan menjadi permasalahan yang komplek dimasa mendatang,” terangnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sambungnya, Pemkab Paser mengajak semua pihak yang berkepentingan, untuk menyatukan tekad dan upaya melalui peningkatan kepedulian dan peran serta diberbagai program dan kegiatan pemerintah.

“Dengan visi Paser MAS yaitu Paser yang Maju, Adil dan Sejahtera, mari kita wujudkan masyarakat makmur dan keluarga sejahtera,” kata Sekda.

Baca Juga :

Sementara, Kepala DP2KBP3A Paser Amir Faisol mengatakan program pencanangan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi tahun 2021 dilaksanakan di fasilitas kesehatan pemerintah ataupun swasta.

“Pelayanan KB dan kesehatan reproduksi ini berlangsung dari 27 September hingga 30 November 2021,” ucapnya.

Masyarakat Paser nantinya, lanjut Amir, di fasilitas kesehatan itu bisa mendapatkan fasilitas KB MKJP dan non MKJP.

“Untuk KB MKJP berupa IUD, implant, MOP dan MOW, sedangkan yang non MKJP seperti suntik, pil dan kondom,” kata Amir. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *