MULAWARMAN NEWS

Pemkab Anggarkan Penanganan Covid-19 di Paser Rp 12 Milliar

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Paser mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 Milliar untuk digunakan menangani pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 di Kabupaten Paser.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Paser Muksin mengatakan penganggaran ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Paser dalam penanganan Covid-19.

Anggaran yang telah dialokasikan tersebut, lanjut Muksin, dipergunakan untuk 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Rumah Sakit Umum Daerah Panglima Sebaya (RSPS).

Dia menjelaskan, proses pengadaan kebutuhan untuk penanggulangan Covid-19 saat ini sedang berlangsung oleh OPD terkait.

“Diantaranya rehabilitasi ruang isolasi RSPS, pengadaan ambulance khusus, dan pengadaaan alat-alat kesehatan serta bahan habis pakai, seperti alat pelindung diri (APD), rapid tes dan lain-lain,” kata Muksin, Jumat (27/3/2020).

Menurut Muksin, terdapat pergeseran anggaran pengalokasian penanganan virus yang sudah ditetapkan segala pandemik global di 198 negara dunia dirasa sangat penting dan mendesak. Diakui Muksin pergeseran anggaran tersebut telah dikonsultasikan dengan DPRD.

Sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor. 33 Tahun 2019, tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020. Bila dalam keadaan darurat, pihaknya tidak mensyaratkan konsultasi dengan DPRD, tetapi hanya perlu pemberitahuan kepada Pimpinan DPRD.

“Pergeseran dilakukan dengan melakukan perubahan peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD Tahun Anggaran 2020 untuk selanjutnya disampaikan pemberitahuan kepada Pimpinan DPRD,” jelasnya.

Muksin juga menambahkan bahwa selain dari APBD, Pemerintah Kabupaten Paser juga menggandeng pihak swasta agar turut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 melalui dana Corporate Social Responsibility atau CSR.

“Kami sudah menyampaikan surat permintaan ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Paser agar bisa memberikan kontribusi nyata dalam penanganan virus ini melalui dana CSR mereka,” tutupnya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *