MULAWARMAN NEWS

Pemkab Paser Targetkan 10 Desa Merdeka Listrik Tahun Ini

Ilustrasi

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Paser menargetkan pada tahun 2021 ini ada sepuluh desa yang akan teraliri listrik sehingga bisa segera dimanfaatkan warga.

Kesepuluh Desa itu antara lain Desa Sunge Batu, Perepat, Sungai Langir, Swan Slutung, Muara Lambakan, Lomu, Segendang, Riwang, Pengguren Jaya dan Muara Andeh.

Selama ini 10 desa tersebut memanfaatkan mesin diesel desa atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai sumber energi untuk penerangan di rumah warga.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Paser, Ina Rosana menuturkan kebutuhan listrik jadi permasalahan mendasar di beberapa wilayah di Kabupaten Paser. Upaya memperkuat koordinasi dilakukan untuk percepatan pengerjaan pemasangan jaringan listrik.

“Kami targetkan 10 Desa bisa merasakan listrik tahun ini, namun ada koordinasi yang dilakukan bersama Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) terkait adanya pengerjaan jalan di Muara Lambakan,”

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Paser, Ina Rosana

Dia menargetkan, pada bulan Agustus ini, 10 desa yang dikebut pengerjaan pemasangan listrik nya agar tidak melewati jadwal.

“Semoga target agar 10 desa ini bisa selesai sesuai jadwal sehingga warga dapat memanfaatkan secepatnya,” ucapnya.

Sementara, Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Kaltim, Rahmatan menyebut pihaknya berupaya proses penyalaan listrik ke rumah warga di 10 desa tak keluar dari jadwal.

“Ditargetkan 17 Agustus nanti sudah menyala (memanfaatkan listrik PLN),” kata Rahmatan.

Dia menambahkan, proses koordinasi dibutuhkan agar tidak terjadi miskomunikasi karena ada salah satu desa tengah dilakukan peningkatan jalan, sementara petugas teknis di lapangan membawa komponen listrik dengan volume cukup berat.

“Sama-sama penting. Harapan kami, bagaimana pengerjaan jalan dan pemasangan listrik berjalan berbarengan. Sehingga target menyala sesuai jadwal,” ujarnya.

Baca Juga :

Dari koordinasi dengan Pemkab Paser, memberikan hasil positif. Dimana dijanjikan untuk membahas bersama organisasi perangkat daerah (terkait), sehingga tidak ada tumpang tindih. Sehingga seluruh kepentingan masyarakat bisa terpenuhi.

“Asisten (Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah) Paser sudah menjanjikan untuk dibahas bersama dulu. Supaya tak saling tumpang tindih,” kata Rahmatan. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *