MULAWARMAN NEWS

Pengedar Shabu diringkus Polres Paser, Simpan Shabu di Kotak “Antangin”

Satresnarkoba Polres Paser di bantu personel Polsek Batu Kajang menangkap pengedar sabu di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Jum’at (3/2/2017)

Pemberantasan narkoba di Bumi Daya Taka tak pernah berhenti, ini dibuktikan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Paser di bantu personel Polsek Batu Kajang dengan melakukan penangkapan seorang pengedar sabu di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Jum’at (3/2/2017)

Kapolres Paser AKBP Hendra Kurniawan melalui Kasat Narkoba Polres Paser AKP Ahmad Tonangi membenarkan adanya penangkapan pengedar sabu di wilayah hukum Polres Paser.

“Penangkapan tersebut berdasarkan Informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering melakukan transaksi narkotika jenis shabu-shabu,” kata Ahmad Tonangi.

Seorang pelaku tersebut adalah Husairi Als Bapak Reza (44) warga Desa Batu Kajang Rt.13 Kec. Batu Sopang. Diawali informasi anggota Polsek Batu Kajang yang mendengar bahwa Husairi sering melakukan penjualan narkoba jenis shabu-shabu di Pasar Batu Kajang, maka pada Jumat 3 Februari 2017 sekira pukul 10.30 WITA petugas bergegas menuju toko pelaku.

Penangkapan pelaku yang dilakukan Satresnarkoba Polres Paser di bantu Polsek Batu Kajang langsung menangkap pelaku yang sedang berada di toko dan langsung melakukan penggeledahan badan dan toko. Di tempat tersebut petugas menemukan 1 buah kotak plastik obat merk antangin yang didalamnya terdapat dompet kecil warna hitam yg berisikan paket yang digulung plastik yang diduga narkoba jenis shabu-shabu.

“Di penggeledahan awal kita temukan 16 paket shabu yang di sembunyikan dalam kotak obat”, ungkap Ahmad Tonangi.

Tidak mau berlama-lama, petugas kepolisian kemudian melanjutkan penggeledahan kerumah pelaku dan benar saja, petugas menemukan barang bukti lain berupa 1 timbangan digital silver, 1 buah sendok pembagi, 2 bungkus plastik yg didalamnya terdapat sisa serbuk kristal yg diduga narkotika jenis shabu-shabu serta uang sebesar Rp.3.470.000yang diduga sebagai hasil penjualan pelaku.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Batu Sopang untuk pengembangan dan penyidikan lebih lanjut”, ujar Ahmad Tonangi.

Pelaku akan dikenakan pasal 114 (1) sub 112(1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *