MULAWARMAN NEWS

Perokok Lebih Rentan Terkena Virus Corona

MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Ketua Pokja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Feni Fitriani membeberkan banyak fakta perokok lebih rentan terkena virus corona atau Covid-19.

“Dengan fenomena ini orang yang masih berani-berani merokok akan lebih waspada. Akan lebih punya motivasi dari sisi takut kena covid-19, lalu berhenti merokok,” kata Feni.

Menurut dia, merokok justru meningkatkan resiko terkena Covid-19. Hal ini membuat perokok harus lebih waspada.”Tanpa Covid saja orang yang merokok itu sudah mengalami kerentanan di saluran nafas,” ujarnya.

Feni mengatakan orang yang merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik akan lebih mudah terjangkit Covid-19.

“Bahwa pada orang yang merokok itu memang meningkatkan reseptor ACE2 itu kan tempat yang juga diduduki oleh si virus, sehingga kalau orang merokok reseptor atau tempat duduknya lebih banyak. Jadi virusnya rame-rame bisa datang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Lembaga Biologi dan Pendidikan Tinggi Eijkman Kementerian Riset dan Teknologi Amin Soebandrio juga mengatakan hal senada dengan Feni.

Menurut Amin, orang yang merokok akan lebih mudah terserang Covid-19.

” Merokok dapat mengubah sel paru menjadi lebih rentan terhadap infeksi corona melalui peningkatan ACE2 di sel tubuh,” ungkap Amin.

Amin kemudian mengungkapkan data dari sebuah jurnal berjudul “Epidemiological and clinical features of the 2019 novel coronavirus outbreak in China”.

Dalam jurnal tersebut disebutkan keparahan coronavirus pada laki-laki di China lebih tinggi dibandingkan perempuan.Hal ini disebabkan karena laki-laki di China kebanyakan adalah perokok berat.

Studi itu juga menyebutkan 61,5 persen penderita pneumonia berat akibat coronavirus adalah laki-laki dan tingkat kematian 4,45 persen pada pasien laki-laki dan 1,25 persen pada pasien perempuan.

“Melihat temuan di atas, masyarakat perlu mengetahui bagaimana perilaku merokok memiliki resiko lebih tinggi terhadap infeksi dan perparah komplikasi Covid-19,” jelas Amin. (kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *