MULAWARMAN NEWS

Pertebal Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air, Pemkab Bentuk PPWK

M-NEWS.ID, TANA PASER – Untuk menanamkan jiwa kebangsaan dan cinta tanah air pada generasi muda, Pemerintah Kabupaten Paser akan memberikan pendidikan wawasan kebangsaan ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.

Melalui Surat Keputusan Bupati Paser Nomor : 340/KEP-471/2017 tertanggal 31 Agustus 2017, Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi telah membentuk Pengurus Harian Penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Paser Masa Bhakti 2017-2021.

“PPWK ini yang akan memberikan pendidikan wawasan kebangsaan kepada para pelajar SMA dan Perguruan Tinggi,” kata Pelaksan Tugas (Plt) Kepala Kantor Kesbangpol Paser Arifin usai rapat bersama pengurus PPWK di ruang rapat Sekda Paser, Senin (9/4/2018).

Adapun Pengurus PPWK yang dibentuk Bupati Paser ini diketuai Sekretaris Daerah dengan Wakil Ketua yaitu Kepala Kantor Kesbangpol, Sekretaris Kasi Kesatuan Bangsa, dan anggotanya yang yakni Kepala Bappeda Paser, Dandim 0904 Tng, Kapolres Paser, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Partai Politik, Jurnalis, dan Tokoh Masyarakat.

Arifin menilai, wawasan kebangsaan dan cinta tanah pada generasi muda saat ini semakin kendur, sehingga cenderung bersikap dan bertindak tidak sesuai dengan aturan bahkan berujung pada perilaku anarkis.

“Sekarang ini wawasan kebangsaan pemuda kendur. Karena tidak ada wawasan kebangsaan inilah cenderung anarkis, bertindak tidak sesuai dengan ketentuan, bahkan hampir hilang kecintaan kebangsaan,” kata Arifin.

Sementara materi yang disampaikan dalam pendidikan wawasan kebangsaan ini yakni tentang Pancasila sebagai dasar negara, falsafah, ideologi, pandangan hidup bangsa dan pemersatu bangsa.
Selain itu materi tentang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pengurus ini sudah mulai bisa bekerja setelah dilantik Bupati,” ujar Arifin. (*/dksip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *