MULAWARMAN NEWS

Positif Corona Bertambah Lima, Total Kasus Covid-19 di Paser Sentuh Angka 42

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser kembali menyatakan penambahan lima kasus terkonfirmasi positif virus Corona. Sehingga total pasien positif Covid-19, Sabtu (11/7/2020) mencapai 42 orang

“Pada hari ini, berdasarkan hasil yang disampaikan Gugus Tugas Kaltim, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Paser ada penambahan 5 kasus terkonfirmasi positif,”

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Sabtu (11/7/2020)

Pasien pertama yaitu PSR 38, diduga sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), seorang laki-laki berusia 27 tahun warga Provinsi Aceh, merupakan karyawan perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Batu Sopang.

Pasien PSR 39 seorang laki-laki berusia 32 tahun warga Jawa Tengah, juga merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan sebagai persyaratan untuk kembali bekerja.

“Keduanya baru saja kembali ke Kaltim setelah menjalani cuti perusahaan sejak maret 2020 dan saat ini dirawat si Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) ,” ucapnya.

Pasien selanjutnya diberi kode PSR 40, seorang anak perempuan berusia 8 tahun warga DKI Jakarta yang bertempat tinggal di Kecamatan Batu Sopang dan juga tidak memiliki gejala.

“PSR 40 diduga memiliki kontak erat PSR 31 yang telah dinyatakan positif sebelum nya, dan pasirn dirawat di RS Kanudjoso Balikpapan,” jelasnya.

Baca Juga :

Lalu pasien PSR 41 seorang laki-laki berusia 59 tahun merupakan Pasien Dengan Pengawasan atau PDP yang telah di rawat sebelumnya di RSUD Panglima Sebaya.

“Pasien diketahui memiliki penyakit penyerta dan keluhan sehingga ditetapkan sebagai PDP. Pasien saat ini masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD,” terangnya.

Pasien yang terkonfirmasi positif lainnya, yakni PSR 42 seorang laki-laki berusia 64 tahun warga Paser ber KTP di Kecamatan Long Ikis. Pasien juga tengah dirawat di RSUD Panglima Sebaya.

“PSR 42 juga memiliki penyakit penyerta sehingga ditetapkan oleh tim klinis sebagai PDP. Dari hasil tracing, walaupun ber KTP Long Ikis, pasien tinggal dengan keluarga nya di Tanah Grogot,” kata Amir.

Dia berharap, seiring meningkatnya grafik kasus positif,masyarakat dapat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menggunakan masker.

“Karena dengan menjalankan protokol kesehatan, bisa menjadi tekad kita agar dapat bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *