MULAWARMAN NEWS

Puluhan Orang Antusias Ikuti Tes Seleksi Masuk STIT Ibnu Rusyd

Para peserta seleksi masuk STIT Ibnu Rusyd

M-NEWS.ID, TANA PASER – Minat lulusan sekolah menengah atas untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd Tanah Grogot cukup tinggi. Sebanyak 40 peserta mengikuti tes seleksi masuk Gelombang Pertama Tahun Akademik (TA) 2019/2020, Selasa (02/07/2019).

Seperti yang disampaikan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2019/2020, Ahmad Darussalam MPd kepada M-NEWS.ID.

“Dengan latar belakang asal pendidikan yang berbeda, peserta sangat antusias mengikuti tes pada gelombang pertama kemarin. Jumlahnya sekitar 30-40 peserta,” katanya.

Pada pelaksanaan tes seleksi yang berlangsung di Lantai II Aula Kampus STIT Ibnu Rusyd, lanjut Ia, pihaknya mengemas dalam dua tahapan. Yakni, Tes Potensi Akademik (TPA) dan Baca Tulis Al Qur’an (BTA).

“TPA di lakukan, guna mengetahui potensi calom mahasiswa/I baru dalam bidang akademik. Khususnya pada bidang Keagamaan, bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Kewarganegaraan,” ucapnya.

Sedangkan tes BTA, sebut Ia, untuk mengetahui kemampuan membaca dan menulis Al Qur’an sesuai kaidah-kaidah yang telah ditentukan. Sesuai target lulusan, yaitu Unggul, Profesional dan Islami.

“Potensi mahasiswa harus dipetakan sejak dini. Terlebih, STIT Ibnu Rusyd telah memiliki dua jurusan, Pendidikan Agama Islam, dan Tadris Bahasa Inggris,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa untuk gelombang kedua seleksi penerimaan mahasiswa baru TA 2019-2020 akan dilaksanakan pada Agustus mendatang.

“Untuk lebih jelasnya, bisa akses web STIT Ibnu Rusyd: http://stitibnurusyd-tgt.ac.id/. Atau langsung ke Kampus STIT Ibnu Rusyd,” jelasnya.

Sementara, Ketua STIT Ibnu Rusyd Drs H Abdul Hamid berharap, puluhan peserta yang telah mengikuti tes seleksi masuk dapat diterima seluruhnya di STIT Ibnu Rusyd.

“Sehingga, penyesuaian diri bisa lebih aktif lagi dilakukan di kampus sesuai ketentuan yang berlaku. Dan kami berkomitmen, untuk memfasilitasi putra-putri di Paser yang ingin berkuliah, dengan pilihan akademik pendidikan,” ungkapnya.

Disampaikan Abdul Hamid juga, bahwa STIT Ibnu Rusyd merupakan satu-satunya kampus pendidikan di Tana Paser. Dimana, pihaknya bertekad untuk memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang pendidikan.

“Sehingga, kualitas SDM para lulusan STIT Ibnu Rusyd bisa setara dengan kampus-kampus lainnya di luar daerah. Karenanya, kami juga butuh dukungan dan peran pemerintah daerah,” pungkasnya. (sad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *