MULAWARMAN NEWS

Puluhan Pengajar PAUD Se-Paser Ikuti Diklat Guru Pendamping Muda

M-NEWS.ID, Tana Paser – Sebanyak 40 guru pendamping muda tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, Senin (30/9/2019).

Narasumber yang mengisi diklat menghadirkan praktisi kesehatan, dokter, pengawas Pendidikan yang diantaranya dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang sudah mengikuti pelatihan calon pelatih (PCP) maupun training of trainer (TOT) diklat dasar maupun diklat lanjut.

Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Paser Erni Susanti, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan tenaga pengajar Paud, khususnya yang belum berkualifikasi Strata 1.

“Di dalam regulasi menyatakan bahwa guru pendamping muda itu masih boleh dilibatkan guru-guru yang belum berkualifikasi S1” kata Erni.

Dia berharap para pengajar ini nantinya memenuhi persyaratan sesuai dengan syarat utama menjadi seorang guru ketika mengajar di TK atau Kelompok Bermain (KB)

“Secara spesifik diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2017 tentang guru, khususnya guru Paud,” ujarnya.

Penanggung jawab diklat Sulastri mengatakan Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik yang ada di Kabupaten Paser,  khususnya PAUD yang di dalamnya ada kelompok bermain dan TK.

“Pelatihan ini kita laksanakan menjadi dua tahap, pertama dilaksanakan tanggal 23 sampai 27 September 2019, sedangkan tahap ke dua tanggal 31 September sampai 4 Oktober 2019 “ kata Sulastri.

Sulastri mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut ada beberapa materi yang dipaparkan di antaranya tentang kegiatan pembelajaran, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

“ Selain itu ada pula materi tentang perkembangan anak, kesehatan anak, gizi, komunikasi dalam pengasuhan, anak kebutuhan khusus, cara mengajar, materi etika dan karakter bagi guru “ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum PAUD Siti Hapsah Mardikansyah juga mengharapkan kepada seluruh peserta diklat agar mengikuti dengan sungguh-sungguh agar hasilnya dapat diterapkan di masing-masing sekolah.

“Harapannya setelah kegiatan ini mereka mampu menerapkan materi-materi yang telah didapat, selanjutnya di implementasikan di sekolah tempatnya mengajar “ harapnya. (*/sas/dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *