MULAWARMAN NEWS

Ratusan Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Belajar Rocky Gerung. Dari Politik Akal Sehat, Etika Hingga Perbaikan Partai Politik.

M-NEWS.ID, SAMARINDA – Sejumlah aktivis mahasiswa dan pemuda Provinsi Kaltim, Rabu (11/07/2018) malam, berkumpul di pelataran kantor Cakra Agus Harimurti Yudhoyono (Cakra AHY) di Kota Samarinda, Kaltim.

Mereka menyaksikan kuliah politik yang disampaikan Prof Rocky Gerung akademisi Nasional yang di kenal kritis.

Dalam paparannya, Rocky Gerung mengajak mahasiswa dan pemuda Kaltim untuk menggunakan ‘Akal Sehat’ dalam memahami berbagai macam situasi politik yang berkembang. Yakni, Kebiasaan menganalisis, berfikir dan berdebat.

Rocky banyak mengkritik situasi nasional yang terjadi, termasuk mengkritisi kondisi ekonomi yang terus memburuk. Namun, satu sisi berdasarkan survey kepuasan publik justru meningkat.

“Ini satu paradok. Pasti ada kesalahan yang terjadi,” ungkapnya.

Lebih jauh guru besar Filsapat tersebut mempertanyaan soal pemberlakuan Parlementary Thrashold dalam pencalonan presiden. Dimana, hasil pemilu 2014 menjadi dasar atau syarat untuk pencapresan di 2019.

“ini namanya penipuan atau manipulasi Thrashold,” ucapnya..

Sementara, Dekan Fisipol Universitas Kutai Kartanegata Toni Nurhadi Kumayza yang turut hadir pada malam tadi menyampaikan, perlu disadari bahwa memang Penting untuk menghadirkan politik akal sehat yg muaranya dari budaya literasi.

“Sebab, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanah konstitusi UUD 45,” katanya.

Korelasi untuk Kaltim sendiri, khususnya Bagi tata kelola pemerintahan Kaltim politik akal sehat akan menghadirkan politik etik dan publik etik.

“Persoalan ekologi dan ekonomi di Kaltim, salah satunya ditimbulkan dari pilihan politik dan policy yg non etik,” ujarnya.

Berbicara soal politik dikaitkan dengan eksistensi Parpol untuk menghadirkan pemimpin yang berkualitas, problemnya adalah fungsi kader dan fungsi massa yg hilang. Sehingga, perjuangan ideologi partai memudar.

Parpol semakin permisif (serba membolehkan) dalam mendapatkan kekuasaan. Melalui koalisi tanpa perdebatan ideologi, outsourcing kader dan kekuatan finansial.

“Parpol harus militan dalam pengkaderan sesuai platform ideologi. Dan benar-benar merepresentasikan perjuangan masa,” jelas lulusan pasca sarjana fisipol unmul tersebut.

Dalam kegiatan yang di gagas Cakra AHY Kaltim di hadiri oleh Irwan selaku Ketua Cakra AHY Kaltim, Rektor Unikarta dan Rektor Uniba, serta organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. (esa/sad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *