MULAWARMAN NEWS

Ratusan Personel Gabungan di Paser Siaga Bencana Alam dan Karhutla

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Ratusan personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran serta unsur lainnya mengikuti Apel Gabungan Penanggulangan Bencana Alam dan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman kantor Bupati Paser, Rabu (26/02/2020).

Apel gabungan sebagai wujud antisipasi dini bencana di Paser dipimpin Asisten Adminstrasi Umum Setda Paser Arief Rahman, Kapolres Paser AKBP Murwoto dan Dandim 0904 Tanah Grogot Letkol Czi Widya Wijanarko.

Asisten Adminstrasi Umum Setda Paser Arief Rahman saat membacakan sambutan Bupati Paser mengatakan wilayah Kabupaten Paser dikategorikan BMKG sebagai salah satu wilayah berpotensi besar terjadinya bencana alam.

“Dengan penyelenggaraan apel gelar pasukan bencana alam dan Karthutla merupakan langkah preventif kesiapsiagaan dalam menghadapai kondisi cuaca ekstrim dan perubahan musim di Kabupaten Paser,” kata Asisten Umum dan Administrasi Setda Paser Arief Rahman.

Berkaca pada tahun 2019 tahun lalu yang masih terjadi bencana alam, Arief mengajak seluruh komponen masyarakat meningkatan kesiagaan dalam rangka antisipasi bencana alam di tahun 2020 ini.

“Kita ingin menunjukan bahwa 3 pilar yaitu pemerintah daerah, masyarakat, aparat-aparat secara bersinergi menghadapi apapun bentuk ancaman bencana dan lain sebagainya” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Paser AKBP Murwoto mengatakan, kondisi geografis Kabupaten Paser memiliki berbagai potensi bencana seperti kebakaran hutan.

“Pada tahun 2019 terdapat 293 titik hot spot dengan luasan lahan terbakar sebanyak 477 hektare, dan kita sudah mengamankan 3 pelaku kasus karhutla,” kata Kapolres.

Dia menambahkan, seluruh anggota Polri akan bersinergi dengan unsur lainnya dilapangan untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana dengan dukungan sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Diharapkan seluruh pihak dan stakeholder dapat terlibat dalam penanggulangan bencana alam terutama daerah-daerah rawan bencana alam,” ucapnya.

Apel kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen sinergi penanggulangan karhutla Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan seluruh unsur masyarakat di Kabupaten Paser.(sas/rhn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *