MULAWARMAN NEWS

Rencana Balik Kerja ke Paser, Satu Warga Surabaya Terkonfirmasi Positif Corona

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Paser saat konferensi pers, Minggu (14/6/2020)

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kabupaten Paser kembali menambah lagi satu kasus terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 pada Sabtu (13/6/2020) sehingga total pasien positif menjadi 18 kasus.

Kasus tersebut berasal dari satu warga berdomisili Kota Surabaya yang merupakan karyawan perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

“PSR 18 seorang laki-laki berusia 27 tahun merupakan Orang Tanpa Gejala atau OTG dengan riwayat perjalanan dari Kota Surabaya ke Balikpapan,”

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Minggu (14/6/2020)

Amir menjelaskan, PSR 18 pada tanggal 5 maret 2020 mengajukan cuti ke perusahaan ditempatnya bekerja untuk pulang ke kampung halamannya di Surabaya, Jawa Timur.

“PSR 18 menjalani cuti selama hampir 3 bulan, yaitu dari bulan Maret, ApriL dan Mei. Pada 1 Juni kembali balik ke Kaltim melalui Bandara SAMS Balikpapan,” jelasnya.

Sebelum melakukan perjalanan ke Kaltim, lanjutnya, PSR 18 telah melakukan pemeriksaan rapid test yang juga menjadi salah satu syarat dalam penerbangan Indonesia.

Setibanya di Kaltim, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan pihak perusahaan pada masa pandemi Covid-19, PSR 18 diminta untuk menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu di mess milik perusahaan di Balikpapan.

Sehingga pada tanggal 4 Juni 2020, PSR diwajibkan untuk melakukan uji swab di salah satu klinik swasta di Balikpapan dan dari hasil pemeriksaan tanggal 12 Juni 2020 dinyatakan positif Covid-19.

“Karena PSR 18 adalah karyawan di wilayah kecamatan Batu Sopang, sehingga oleh Gugus Tugas Covid-19 Kaltim, ditempatkan sebagai kasus pasien positif di Paser,” terangnya.

Baca Juga :

Amir juga menambahkan, pada tanggal 14/6/2020 ini, PSR 18 direncanakan akan dirujuk dari klinik swasta tempat saat melakukan pemeriksaan swab, ke ruang perawatan isolasi di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Amir menjelaskan, menurut data epidemiologi, dari data yang diterima, PSR 18 sejak tanggal 5 Maret 2020 hingga terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 12 Juni 2020 belum pernah ke Kabupaten Paser.

“Berdasarkan riwayat perjalanan yang bersangkutan yang belum datang ke Kecamatan Batu Sopang. Gugus Tugas memastikan PSR 18 terjangkit di luar Kabupaten Paser,” ucapnya.

Dia juga mengimbau agar warga tidak panik, akan tetapi selalu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.

“Ikuti anjuran pemerintah, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Jangan lupa untuk melaporkan diri setelah melakukan perjalanan dari zona merah,” pungkasnya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *