MULAWARMAN NEWS

Ricuh di PPU, Berikut Tanggapan Safaruddin

M-NEWS.ID, JAKARTA – Pasca kericuhan yang terjadi pada Rabu (16/10/2019), saat ini kondisi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berangsur membaik. Semua pihak yang sempat berseteru sepakat untuk menyerahkan persoalan ke ranah hukum.

Hal itu mendapat apresiasi dari Safaruddin, anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kaltim.

“Itu langkah yang tepat. Semoga bukan rekonsiliasi diatas meja saja, harus terus dipantau, supaya apa yang menjadi kesepakatan terwujud dilapangan. Supaya tidak berkembang,” ungkap Safaruddin.

Mantan Kapolda Kaltim tersebut menilai, peristiwa yang terjadi di PPU akibat tidak berjalannya fungsi Bhabinkamtibmas.

“Ini kriminal biasa. Tapi berkembang karena petugas keamanan tidak menangani secara cepat, komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat tidak berjalan maksimal,” ucapnya.

Purnawirawan Jendral bintang dua ini menuturkan, semasa menjabat Kapolda Kaltim dirinya pernah menangani hal serupa di Kutai Barat dan Tarakan (masih wilayah Kaltim) namun tidak berujung kericuhan. Dikarenakan tindakan cepat diambil aparat kepolisian.

“Sewaktu Kapolda, nomor telepon pribadi saya sebar, supaya masyarakat bisa langsung melaporkan kejadian disekitar mereka. Dan polisi, langsung bisa menangani sebelum terlanjur jauh,” ujarnya.

Secara tegas, Safaruddin meminta agar ada evalusasi di institusi kepolisian di daerah.

“Polisi sudah bekerja, namun belum maksimal melakukan langkah-langkah pencegahan. Ini harus di evaluasi,” tegasnya. (fry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *