MULAWARMAN NEWS

Sementara, BPJS Kesehatan Hentikan Kerjasama Dengan RSM Paser

M-NEWS.ID, TANA PASER – Mulai 1 Juli 2019, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menghentikan kerjasama dengan pihak Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Kabupaten Paser.

Pasalnya, pihak pengelola RSM belum dapat memperlihatkan salah satu syarat perpanjangan kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan RS. Yakni, dokumen akreditasi RS.Seperti yang disampaikan Normini selaku Kepala Kantor BPJS Kesehatan Tanah Grogot.

“Salah satu syaratnya, adalah sertifikasi akreditasi RS. Namun sampai batas waktu 30 Juni 2019, diperkirakan pihak RSM belum dapat menunjukkan dokumen dimaksud,” ungkapnya.

Makanya, lanjut Ia, pihak BPJS Kesehatan wajib menjalankan aturan. Yaitu, belum dapat melanjutkan perpanjangan kerjasama dengan pihak RSM Paser.

“Tapi, apabila RSM Paser sudah melengkapi persyaratan yang kami maksud, maka kerjasama dapat diajukan kembali oleh pengelola RSM,” ucapnya.

Diakuinya, bahwa jalinan kerjasama antara RSM Kabupaten Paser dengan BPJS Kesehatan hanya terkendala persyaratan dokumen akreditasi. Sedangkan untuk persyaratan lainnya tidak ada masalah.

“Yang lain kami lihat tidak ada masalah, hanya tinggal satu persyaratan ini saja. Semoga saja, pihak pengelola Rumah sakit bisa segera memenuhi persyaratan ini,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Direktur RSM Kabupaten Paser Drg Veel membenarkan adanya penghentian sementara jalinan kerjasama jaminan sosial antara RSM Paser dengan pihak BPJS Kesehatan.

“Iya, kami telah menerima surat dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Balikpapan tentang Reminder Terakhir Sertifikat Akreditasi RSM Paser tertanggal 25 Juni 2019. Isinya, penghentian sementara jalinan kerjasama jaminan sosial,” katanya, Kamis (27/06/2019).

Terkait dokumen akreditasi, Ia mengatakan, bahwa pihaknya masih melengkapi berkas persyaratan akreditasi sampai saat ini.

“Akreditasi masih dalam tahap persiapan berkas administrasi. Kami juga masih melakukan konsultasi kepada Komisi Akreditasi Rumah Sakit supaya proses akreditasi ini bisa terlaksana dengan baik,” sebutnya.

Kendati demikian, Ia menerangkan, bahwa RSM Kabupaten Paser akan tetap beroperasi atau berjalan seperti biasa. Tetapi, hanya melayani pasien umum atau non BPJS Kesehatan dan pasien gawat darurat peserta BPJS yang berobat ke RSM.

“Mulai 1 Juli 2019 mendatang, sementara kami tidak bisa melayani pasien BPJS. Tapi, operasional RSM tetap berjalan seperti biasa, guna melayani pasien umum/non BPJS dan pasien gawat darurat peserta BPJS yg berobat ke RSM,” pungkasnya. (aia/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *