Sukseskan Pemilu 2024, Mahasiswa UMKT Tanah Grogot Tolak Politisasi Kampus

MNEWSKALTIM.COM, PASER- Berbagai dukungan untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Tahun 2024. Kali ini dari kalangan akademisi yakni, Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Muhamadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Kabupaten Paser. Rabu (7/2/2024).

Melalui koordinator  Himpunan Mahasiswa Agroteknologi UMKT Tanah Grogot, Muhammad Riyadi, menyampaikan ketegasan segenap mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Agroteknologi UMKT Tanah Grogot mengajak seluruh mahasiswa UMKT Tanah Grogot untuk menyukseskan Pemilu serentak Tahun 2024.

“Kami mangajak segenap komponen bangsa, terutama mahasiswa untuk bersama-sama menyukseskan pemilu 2024 yang aman dan damai,”

Muhammad Riyadi

Selain itu, pihaknya juga secara tegas menolak berbagai upaya provokasi yang dapat menyebabkan perpecahan dan juga konflik di lingkungan masyarakat.

“Kami menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang menciderai pesta demokrasi,” tegasnya.

Rizky mengatakan bahwa Himpunan Mahasiswa Aroteknologi UMKT Tanah Grogot juga menolak keras berbagai upaya yang mengarah pada politisasi kampus.

“Politik merupakan hak semua orang, namun untuk lingkungan kampus haruslah bersih dari pengaruh partai politik, untuk itubkami menolak segala bentuk politisasi mahasiswa di lingkungan Kampus,” ujarnya.

Ditengah perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini. Masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan informasi dan dengan mudahnya turut serta dalam penyebaran informasi. Terlepas dari informasi tersebut benar atau merupakan informasi Hoax.

“Kami harap masyarakat juga bisa turut serta bersama-sama menangkal berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024,” harapnya.

Baca Juga :

Sudah menjadi satu hal yang pasti terjadi pada setiap pelaksanaan Pemilihan Umum terdapat Golput, untuk itu ia mengecam tindakan Golput yang kerap terjadi dalam pelaksanaan Pemilu. Ia mengharapkan masyarakat selaku warga negara indonesia yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, sudah seharusnya menuntaskan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Warga negara yang mempunyai hak pilih, agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani, dan tidak golput. Kita harus menghargai perbedaan pilihan setiap orang,” terangnya. (dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.