MULAWARMAN NEWS

Tahun Ini, Paser Berpeluang Terima Predikat KLA Lagi

M-NEWS.ID, TANA PASER – Satuan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA), Kamis (05/07/2018), menggelar rapat lintas sektor di ruang Telake Kantor Bupati Paser.

Hadir selaku narasumber dalam rapat itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Dinas Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P5A) Kaltim Noer Adenany didampingi Kasi Tumbuh Kembang Anak Siti Mahmudah Indah Kurniawati.

Menurut Noer Adenany, kegiatan ini sebagai tindaklanjut komitmen untuk mewujudkan KLA.

“Rapat ini digelar dengan tujuan untuk memberikan wawasan baru bagi anggota gugus tugas kabupaten layak anak, agar menjalankan fungsinya masing-masing,” katanya.

Selain pemerintah, lanjut Ia, diperlukan peran semua pihak untuk mewujudkan KLA. Seperti peran masyarakat, dunia usaha dan lain-lain.

Oleh karenanya, sangat penting menjadi perhatian setiap instansi yang tergabung dalam gugus tugas untuk menjalankan perannya masing-masing.

“Setiap OPD punya peran masing-masing, yang berkaitan dengan program-progam yang ramah anak dan memenuhi kebutuhan anak,” ucapnya.

Kasi Tumbuh Kembang Anak pada Dinas P5A Kaltim Siti Mahmudah Indah Kurniawati menambahkan, bahwa realisasi KLA bukan hanya dari pembangunan fisik tapi juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), peran orangtua dan lingkungan.

“KLA bukan hanya pembangunan yang ramah terhadap anak, melainkan cara didik orangtua dan faktor lingkungan,” ungkapnya.

Dikatakan, bahwa orang tua dalam mendidik anak seharusnya sudah meninggalkan cara yang otoriter atau persuasif lain ke cara yang lebih demokratis.

“Maksudnya, anak harus diberi ruang untuk bicara dan berpendapat, menyampaikan idenya dan keinginannya. Sehingga, anak akan merasa dihargai,” ujarnya.

Sementara, Kabid P3A pada Dinas Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana dan P3A Kabupaten Paser Juharinah mengatakan, bahwa terakhir kali Bumi Daya Taka memperoleh predikat KLA pada 2014 lalu.

“Terakhir kita terima predikat KLA pada 2014, dan tahun ini kita berkesempatan meraih predikat serupa, karena tim dari kementerian sudah menilai di lapangan. Jika memenuhi syarat, kita akan peroleh KLA di pertengahan Agustus yang akan langsung diterima Bupati di Surabaya,” kata Juharinah. (*/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *