MULAWARMAN NEWS

Telepon Genggam hingga Gunting Kuku Disita Petugas Saat Razia Kamar Hunian Rutan Tanah Grogot

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak dua unit telepon genggam beserta headset, satu buah kartu Remi dan gunting kuku milik warga binaan Rutan Tanah Grogot terjaring razia petugas, Rabu (28/07/2021) malam.

Razia ini melibatkan 15 petugas Tim Satops Patnal Rutan Kelas IIB Tanah Grogot yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Doni Handriansyah, 8 petugas dari Tim Satops Patnal Kanwil Kalimantan Timur yang dipimpin Didik Heru Sukoco, serta dibantu Tim pengamanan Rutan Tanah Grogot.

Kegiatan yang dimulai dengan apel bersama itu, dilanjutkan
dengan penyisiran petugas gabungan disetiap sudut kamar hunian warga binaan di Blok C,D dan E.

Kepala Tim Satops Patnal Kanwil Kaltim Didik Heru Sukoco mengatakan kegiatan ini merupakan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN di Rutan Tanah Grogot.

“Hari ini Tim Satops Patnal Kanwil Kaltim beserta Tim Satops Patnal Rutan Tanah Grogot melakukan razia berupa penggeledahan badan dan hunian dalam rangka P4GN,”

Kepala Tim Satops Patnal Kanwil Kaltim Didik Heru Sukoco

Didik menambahkan, upaya deteksi dini sesuai dengan instruksi direktur Jenderal Pemasyarakatan agar setiap lapas dan rutan dapat melaksanakan antisipasi sedini mungkin terkait gangguan keamanan dan ketertiban dalam Rutan.

“Razia ini untuk mendeteksi keberadaan barang barang terlarang yang bisa saja beresiko menggangu kemanan dan ketertiban,” ucapnya.

Baca Juga :

Sementara, Kepala Rutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah bersyukur dalam razia tersebut, tidak ditemukan narkoba.
Menurutnya ini bentuk wujud nyata pelaksanaan P4GN di Rutan Tanah Grogot.

“Kami bersyukur pada razia malam ini tidak menemukan barang seperti narkoba dan berjalan dengan kondusif . Namun memang ada berbagai barang bukti yang kami sita karena dianggap berbahaya dan takut disalahgunakan,” katanya.

Doni berharap, kegiatan ini menjadikan Rutan Kelas IIB Tanah Grogot sebagai satuan kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kami akan terus berkomitmen untuk bersama-sama memberantas peredaran Halinar (HP, pungli, narkoba) di dalam rutan ini,” kata Doni. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *