MULAWARMAN NEWS

Tim Gabungan Padamkan Api Seluas ±1 Ha di Desa Senaken

M-NEWS.ID, TANA PASER – Tim Gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, Manggala Agni Daops Paser, Damkar dan sejumlah warga gerak cepat memadamkan api yang terjadi di lahan seluas 1 Hektare (Ha) di Jl Andi Ali, Desa Senaken, Tanah Grogot, Kalimantan Timur, Minggu (15/09/2019).

Seperti yang disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kabupaten Paser Edwar Effendi.

“Sekira Pukul 12.06 Wita tadi, kami bersama Manggala Agni, Damkar dan warga gerak cepat memadamkan api di lahan seluas 1 Ha di Desa Senaken. Adapun titik koordinatnya, S 1°53’29.3784″ dan E 116°12’54.2484″,” ungkapnya.

Sebelumnya, lanjut Ia, pihaknya menerima laporan dari pihak Damkar Paser bahwa telah terjadi kebakaran hutan di dekat pemukiman pesantren sekira Pukul 11.26 Wita. Saat dimintai keterangan, salah satu santri mengatakan tidak tahu darimana api berasal.

“Menurut salah satu santri, tidak ada yang tahu persis asal api darimana, tiba-tiba saja sudah berada di belakang rumah (pesantren), dan membesar. Sehingga, yang lain panik dan histeris,” ucapnya.

Untuk mengatasi kebakaran lahan tersebut, Tim Gabungan yang diturunkan seperti BPBD sebanyak 1 unit, 6 petugas piket BPBD dan Manggala Agni Daops Kabupaten Paser sebanyak 1 unit.

“Api berasal dari tengah hutan yang sangat dari pemukiman,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya semak belukar. Adapun luasan lahan masyarakat yang terbakar diperkirakan kurang lebih satu hektare. Dan pemadaman baru selesai sekira Pukul 12.48 Wita.

“Team Gabungan berusaha memadamkan api, dan mencegah api merembet ke lahan yang belum terbakar. Serta, Pusdalops BPBD Kabupaten Paser melakukan kaji cepat, dan berkordinasi dengan berbagai pihak terkait,” urainya.

Diterangkan pula, bahwa ada beberapa kendala saat melakukan pemadaman api itu. Diantaranya, angin kencang, semak belukar dan sumber air jauh.

“Dikarenakan tidak ada sumber daya air terdekat, makanya kami pun bergerak cepat untuk membawa air cadangan ke lokasi,” tutupnya. (sad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *