MULAWARMAN NEWS

Tingkatkan Minat, DKP Sebar Pojok Baca di Seantero Kabupaten Paser

M-NEWS.ID, TANA PASER – Guna mendapatkan berbagai informasi melalui buku-buku yang tersedia sesuai kebutuhan masyarakat, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) sebar pojok-pojok baca di wilayah Kabupaten Paser.

Kepala DKP Paser Herawati mengatakan pihaknya mempunyai program sirkulasi pojok baca yang tersebar dibeberapa tempat, dan setiap tempat diberikan lima puluh judul buku.

“Pojok baca disediakan dibeberapa tempat, seperti di rutan, kepegawaian, BRI, perikanan, pengadilan, kejaksaan, bappeda, polres, kodim dan di kapal rute Tanjung Aru – Tanah Grogot. Kita juga punya mobil keliling dan taman bacaan,” Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Paser Herawati, Kamis (21/10/18).

Menurut Dia, pemanfaatan perpustakaan selain untuk melaksanakan amanat Undang-undang Dasar 1945 sebagai wahana mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga sarana belajar yang tidak mengenal usia pendidikan.

“Mulai dari anak-anak sampai yang tua semua mendapatkan layanan disini. Kalau anak usia dini kita berikan layanan yang namanya layanan wisata edukasi,” tuturnya.

Dia menambahkan, berbagai upaya dilakukan untuk menarik para pembaca datang ke perpustakaan termasuk dengan mengajak senam serta memberikan keterampilan.

“Anak-anak yang datang ke DKP diawali dengan senam, kita ingin mereka merasa berwisata, ada yang belajar dibidang keterampilan misalnya membuat layang-layang, ada juga yang membuat aksesoris dari barang bekas,” tambahnya.

Agar suasana di perpustakaan lebih menarik dan nyaman, lanjut Dia, pihaknya menyediakan ruang visual dan ruang mendongeng agar anak-anak bisa menonton film pendidikan dam mendengarkan cerita dongeng.

“Petugas kita mendongeng supaya anak merasa ternyata kalau kita bisa baca buku banyak yang bisa kita dapatkan. Jadi dongeng ini salah satu cara merangsang minat baca anak,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, dia menuturkan, pihaknya akan mrlaksanakan salah satu kegiatan peningkatan minat baca atau menjadikan orang gemar membaca dikalangan siswa sekolah mulai dari TK hingga SMA, maka DKP akan menggelar lima lomba.

“Kami akan melaksanakan lomba mewarnai untuk siswa TK/RA, lomba bercerita untuk SD/MI, lomba majalah dinding (mading) untuk SLTP/MTs, lomba film pendek untuk SLTP/MTs dan lomba menulis cerita pendek (cerpen) untuk Siswa SLTA/MA,” tuturnya.

Bahkan untuk meningkatkan minat baca, DKP juga pernah menggandeng Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Paser, dengan kegiatan memberikan pelajaran kepada anak cara cuci tangan yang baik sebelum makan.

Sementara terkait arsip, selain mengelola arsip sendiri, DKP juga melakukan layanan kearsipan, pembinaan, pelatihan dan penataan ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor desa, kelurahan, kecamatan dan BUMD yang dibiayai APBD termasuk pihak swasta yang berada di Paser.

“Tahun ini kami melakukan pembinaan 10 OPD, Terakhir kemarin tim saya berada di di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Jadi kita mendatangi door to door, karena berdasarkan Undang-undang Kearsipan dan Intruksi Bupati bahwa setiap OPD membentuk unit kearsipan,” jelasnya.

Dikatakan, tahap pertama yang sedang rintis DKP adalah arsip statis yang artinya arsip yang bernilai sejarah, arsip yang bisa melangsungkan operasional pemerintah daerah.

“Seperti sertifikat pemda, itu statis tidak bisa dimusnahkan dan tidak boleh diperbaharui, kalau itu hilang menggangu stabilitas kita, orang bisa saja menggugat. Ini yang sedang kita rintis dan harus terjaga,” ujarnya.

Oleh karena itu kata dia, ada empat pilar yang harus dimiliki pemerintah daerah, yaitu: (1) Tata Naskah Dinas, (2) Jadwal Retensi Arsip (JRA), (3) Klasifikasi Arsip, dan (4) Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip. “Ini tugas kami dan sedang dibuat,” tutupnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *